- Jay Idzes menyesalkan undangan podcast tepat sebelum laga krusial Indonesia vs Irak.
- Podcast “The Haye Way” tayang hanya sehari jelang pertandingan di Jeddah.
- Situasi ini memunculkan kritik soal fokus pemain dan pengawasan PSSI.
Suara.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes secara tersirat mengeluh soal adanya jadwal menghadiri podcast The Haye Way yang dipandu Neal Petersen jelang laga hidup mati kontra Irak.
Podcast The Haye Way mengundang kiper Maarten Paes dan Jay Idzes sebagai bintang tamu jelang duel krusial Timnas Indonesia vs Irak.
Konten tersebut diunggah di YouTube pada Jumat (10/10/2025) alias cuma sehari jelang skuad Merah Putih menghadapi Irak di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Sabtu (11/10/2025) waktu setempat atau Minggu (12/10/2025) dini hari WIB.
Menariknya, Jay Idzes mengisyaratkan tidak senang dengan adanya wawancara atau menghadiri podcast di tengah persiapan penting.
Dia menegaskan ada yang lebih penting untuk dilakukan dibanding menghadiri interview bersama Neal Petersen.
"Saya pikir itu jauh lebih penting daripada melakukan wawancara semacam ini," kata Jay Idzes.
Neal memang dikenal dekat dengan para pemain Timnas Indonesia, salah satunya karena podcast yang dia kelola juga merupakan milik gelandang Garuda, Thom Haye.
Meski demikian, banyak yang menyayangkan terkait adanya konten wawancara tersebut. Netizen menganggap hal itu tak patut karena para pemain harusnya fokus persiapan melawan Irak.
Selain itu, PSSI kerap memberikan pengamanan ekstra untuk para pemain setiap akan bertanding, salah satunya membatasi interaksi dengan media.
Baca Juga: Rumor Besar Datang Ganggu Jay Idzes Jelang Persiapan Timnas Indonesia vs Irak
Dengan berhasilnya Neal mewawancarai Jay Idzes dan Maarten Paes secara ekslusif, pertanyaan besar pun muncul perihal tingkat pengamanan PSSI untuk para pemain Timnas Indonesia.
Jelang Timnas Indonesia vs Irak: Laga Penentuan di Ujung Tanduk
Belum genap empat hari setelah kalah tipis dari Arab Saudi (2-3), skuad Indonesia sudah harus kembali bersiap melawan lawan berat lainnya: Irak.
Pertandingan yang digelar Minggu (12/10) dini hari WIB ini akan jadi ujian hidup dan mati bagi anak asuh Patrick Kluivert di matchday terakhir Grup B kualifikasi Piala Dunia 2026.
Hanya kemenangan yang bisa menjaga asa Timnas Indonesia untuk tetap bersaing memperebutkan tiket lolos otomatis — atau minimal membuka peluang menuju babak kelima.
Sayangnya, statistik pertemuan dengan Irak tak berpihak pada Indonesia.
Dalam enam pertemuan terakhir, Garuda belum pernah menang — tiga kekalahan di antaranya bahkan terjadi dalam dua tahun terakhir.
- 16 November 2023: Irak 5–1 Indonesia (Basra, kualifikasi putaran pertama).
- Januari 2024: Irak 3–1 Indonesia (Piala Asia 2023, Grup D).
- Juni 2024: Indonesia 0–2 Irak (Gelora Bung Karno, kualifikasi).
Lebih buruk lagi, Irak datang dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka baru saja menjuarai King’s Cup 2025 di Thailand setelah menumbangkan tuan rumah dengan skor tipis 1–0.
Namun, skuad Garuda kini punya amunisi berbeda: generasi emas yang berisi pemain diaspora dan naturalisasi yang tampil di Eropa, berpadu dengan pemain lokal penuh semangat.
Berita Terkait
-
278 Hari Berlalu, Peringatan Media Asing Soal Borok Patrick Kluivert Mulai Jadi Kenyataan
-
Patrick Kluivert dan 2 Pernyataannya yang Saling Bertolak Belakang di Waktu yang Terbilang Singkat
-
Preview Timnas Indonesia vs Irak: Rekor Buruk dan Prediksi Susunan Pemain
-
Malaysia Naik Peringkat FIFA, Media Negeri Jiran Lega Salip Indonesia
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam