- Ronald Koeman mencadangkan Tijjani Reijnders karena alasan taktis, bukan personal
- Justin Kluivert dipercaya tampil sejak awal karena performa dan kebugarannya meningkat
- Keputusan Koeman terbukti berhasil membawa dampak positif bagi Timnas Belanda
Suara.com - Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman, akhirnya buka suara soal keputusannya mencadangkan Tijjani Reijnders dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Finlandia.
Dalam duel yang digelar di Johan Cruijff Arena, Koeman memilih menurunkan Justin Kluivert sebagai starter di lini tengah bersama Frenkie de Jong dan Ryan Gravenberch.
Padahal, Reijnders yang kini memperkuat Manchester City, biasanya menjadi pilihan utama di skuad Oranje.
Namun kali ini, pemain keturunan Indonesia itu harus rela duduk di bangku cadangan.
“Saya memilih Justin karena dia tampil sangat baik saat melawan Spanyol. Dia memberikan sesuatu yang berbeda di lini tengah kami,” ujar Koeman dikutip dari Voetbal International, Minggu (12/10/2025).
Pelatih berusia 62 tahun itu menilai Kluivert menawarkan karakter permainan yang lebih ofensif dibanding Reijnders.
“Justin adalah tipe pemain yang lebih menyerang. Jika Frenkie dan Ryan berperan sebagai dua gelandang bertahan, Justin bisa menjadi ‘nomor 10’ yang lebih berani menusuk ke depan,” jelasnya.
Koeman juga menyoroti kebugaran Kluivert yang mulai membaik setelah sempat absen karena cedera di klubnya, AFC Bournemouth.
“Dia memang memulai musim dengan sulit karena cedera, tapi sekarang kondisinya jauh lebih baik. Dia terlihat lebih bugar dibanding periode sebelumnya,” tambahnya.
Baca Juga: Anak Patrick Kluivert Pasang Badan Buat Sang Ayah: Dia Sudah Berusaha!
Sementara itu, Reijnders tetap mendapat apresiasi dari sang pelatih meski kali ini tidak dimainkan sejak awal.
“Kami punya banyak pilihan di lini tengah, dan keputusan ini murni soal taktik. Tidak ada masalah pribadi. Saya tahu Tijjani akan tetap penting untuk tim ini,” tegas Koeman.
Keputusan Koeman terbukti efektif. Kombinasi De Jong – Gravenberch – Kluivert memberikan variasi serangan baru bagi Belanda, yang sukses mendominasi Finlandia dan menjaga peluang untuk lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.
Kontributor: M.Faqih
Tag
Berita Terkait
-
Anak Patrick Kluivert Pasang Badan Buat Sang Ayah: Dia Sudah Berusaha!
-
Mohammed Kudus Antar Ghana ke Piala Dunia 2026! The Black Stars Wakil Kelima Afrika
-
Media Belanda Sebut Kluivert Ragu Masa Depannya di Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia, Rekan Miliano Jonathans Ucap Begini
-
Timnas Gagal ke Piala Dunia, Meme Kocak Langsung Banjiri Jagat Maya
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Statistik Anthony Gordon, Calon Penyerang Barcelona Bikin Hansi Flick Kepincut
-
Piala AFF U-19 2026: Pelatih Vietnam Sebut Timnas Indonesia U-19 Sangat Kuat
-
Cedera Neymar Ganggu Persiapan Timnas Brasil Jelang Piala Dunia 2026, Absen Latihan Perdana
-
Pelatih Maroko Ungkap Alasan Tak Sertakan Sofiane Boufal di Piala Dunia 2026
-
Oliver Glasner Bawa Crystal Palace Juara Liga Konferensi Eropa: Ini Pertandingan Terakhir Saya
-
Luis de la Fuente Minta Spanyol Tampil Habis-habisan di Piala Dunia 2026
-
Daftar Pemain Belanda untuk Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Pimpin Skuad untuk Juara
-
Kasper Schmeichel Pensiun, Cedera Bahu Akhiri Karier Sang Legenda Denmark
-
Dicueki Belanda dan Belgia di Piala Dunia 2026, Akahkah Pascal Struijk Pilih Timnas Indonesia?
-
Bakal ke Indonesia Saat FIFA Matchday Juni, 2 Pemain Diaspora Australia Siap Dinaturalisasi