- Henrikh Mkhitaryan mengungkap pengalaman berharga bersama empat pelatih top dunia
- Jurgen Klopp dan Thomas Tuchel memberi pengaruh positif besar pada karier Mkhitaryan
- Hubungan Mkhitaryan dengan Jose Mourinho penuh dinamika dan ketegangan
Suara.com - Gelandang Inter Milan, Henrikh Mkhitaryan, membuka cerita jujur tentang perjalanan kariernya bersama empat pelatih top dunia, Jurgen Klopp, Thomas Tuchel, Jose Mourinho, dan Arsene Wenger.
Dalam sesi wawancara di ajang Festival dello Sport di Trento, Minggu (12/10/2025), pemain asal Armenia itu mengungkap sisi personal dari hubungan profesionalnya dengan para pelatih legendaris tersebut — mulai dari kehangatan hingga ketegangan di ruang ganti.
Mkhitaryan menyebut Klopp sebagai salah satu pelatih terbaik yang pernah menanganinya saat masih di Borussia Dortmund.
Ia menggambarkan eks pelatih Liverpool itu sebagai pribadi yang selalu terbuka dan peduli terhadap pemain, baik di dalam maupun di luar lapangan.
“Dia selalu siap mendengarkan, entah kamu ingin bicara tentang sepak bola atau tentang masalah hidup,” ujar Mkhitaryan dilansir dari Football Italia.
“Saya berutang banyak padanya karena sempat mengalami masa sulit di Dortmund.”
Ia juga mengisahkan momen lucu ketika kalah taruhan dengan Klopp di sesi latihan.
Klopp menantangnya untuk mencetak tujuh gol dalam satu sesi, namun gagal — dan harus membayar €50.
“Akhirnya saya malah mencetak dua gol di laga berikutnya. Dia hanya tertawa dan memeluk saya,” kenangnya sambil tersenyum.
Baca Juga: Rumor Besar Datang Ganggu Jay Idzes Jelang Persiapan Timnas Indonesia vs Irak
Ketika Klopp meninggalkan Dortmund dan digantikan Thomas Tuchel, Mkhitaryan mengaku sempat ingin hengkang. Namun Tuchel berhasil mengembalikan semangat dan performanya.
“Saya sudah sepakat untuk pergi, tapi Tuchel bilang: ‘Percayalah padaku, kamu bisa cetak 15 gol dan 15 assist musim ini.’ Awalnya saya tertawa, tapi ternyata benar,” ujarnya.
Kisah paling menarik datang saat Mkhitaryan membela Manchester United di bawah asuhan José Mourinho.
Ia menggambarkan hubungan mereka sebagai kompleks dan penuh tantangan.
“Mourinho ingin menguji ketangguhan mental saya. Kami sering berdebat, tapi itu caranya membentuk pemain tangguh,” katanya.
“Bukan berarti kami bermusuhan, tapi hubungan pelatih-pemain kami memang sulit.”
Mkhitaryan bahkan mengaku Mourinho tidak menjabat tangannya usai Manchester United menjuarai Liga Europa 2017.
“Dia mungkin lupa, atau sengaja melihat bagaimana saya bereaksi. Itu meninggalkan kesan mendalam, tapi saya belajar bahwa apresiasi tidak selalu datang dalam bentuk pelukan.”
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Rumor Besar Datang Ganggu Jay Idzes Jelang Persiapan Timnas Indonesia vs Irak
-
Boros! Inter Milan Masih Jadi Klub dengan Gaji Tertinggi di Serie A
-
Detik-detik Ollie Watkins Alami Cedera Mengerikan Usai Tabrak Tiang Gawang
-
Roy Keane Hajar Wales! Sebut Main Seperti Tim Divisi Bawah Usai Dibantai Inggris
-
Thomas Tuchel Ungkap Rasa Kecewa usai Inggris Bantai Wales 3-0
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji