Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 27 Februari 2026 | 14:39 WIB
Kiper Persib, Teja Paku Alam jadi salah satu kiper terbaik di Super League. Ia berpotensi dipanggil ke Timnas Indonesia. (Instagram/@tejapakualaam)
Baca 10 detik
  • Teja Paku Alam memimpin statistik nirbobol Super League 2025/2026 dengan 14 laga tanpa kebobolan hingga pekan ke-23.
  • Nadeo Argawinata konsisten bermain sebagai starter utama Borneo FC, mencatatkan 8 kali nirbobol dalam 22 pertandingan.
  • Cahya Supriadi tampil solid bersama PSIM Yogyakarta, mengoleksi 7 nirbobol dari 19 penampilan di kompetisi tersebut.

Suara.com - Persaingan menuju posisi penjaga gawang utama Timnas Indonesia semakin menarik. Selain nama Maarten Paes dan Emil Audero, performa kiper lokal di Super League musim ini juga menunjukkan kualitas yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Hingga pekan ke-23, setidaknya ada tiga penjaga gawang yang menonjol lewat catatan statistik mereka.

1. Teja Paku Alam

Penampilan Teja Paku Alam musim ini bisa disebut sebagai yang terbaik sepanjang kariernya bersama Persib.

Pada kompetisi 2025/2026, ia berhasil mengoleksi 14 laga tanpa kebobolan, jumlah tertinggi di antara seluruh kiper Super League hingga pekan ke-23.

Dari total 20 pertandingan yang ia mainkan, Teja mencatatkan rasio cleansheet mencapai 70 persen.

Catatan ini membuatnya menjadi kiper dengan performa paling efektif dalam menjaga gawangnya tetap steril sejauh ini.

2. Nadeo Argawinata

Di posisi berikutnya ada Nadeo Argawinata yang tampil konsisten bersama Borneo FC.

Kiper yang juga berstatus penggawa Timnas Indonesia tersebut sudah turun dalam 22 pertandingan.

Dari jumlah itu, Nadeo sukses mencatatkan 8 cleansheet atau sekitar 36 persen dari total laga yang ia jalani.

Baca Juga: Rincian Sanksi AFC Ke PSSI Akibat Pelanggaran Prosedur Pertandingan Melawan Timnas Mali

Menariknya, ia belum pernah absen sekalipun dari daftar starter. Perannya sebagai kapten tim juga mempertegas posisinya sebagai pilihan utama di bawah mistar gawang Pesut Etam.

3. Cahya Supriadi

Nama Cahya Supriadi juga patut masuk dalam daftar kiper terbaik musim ini. Penjaga gawang yang biasa memperkuat tim nasional kelompok usia tersebut kini tak lagi sekadar mengisi kuota U-23 di level klub.

Bersama PSIM Yogyakarta, Cahya dipercaya sebagai kiper utama dan mampu menjawab kepercayaan itu dengan statistik solid.

Ia telah tampil dalam 19 laga dan mengoleksi 7 cleansheet, dengan persentase nirbobol mencapai 36,8 persen.

Load More