Suara.com - Gelandang jebolan akademi Manchester United atau MU, Zidane Iqbal menjadi aktor protagonis yang secara resmi mengubur mimpi Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026.
Gol tunggal Zidane Iqbal di babak kedua tak hanya memberikan kemenangan vital bagi Irak, tetapi juga menuai pujian setinggi langit dari sang pelatih Graham Arnold.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion King Abdullah, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB, skuad Garuda sebenarnya tampil spartan di babak pertama.
Tekanan sengit yang dilancarkan Jay Idzes dan kawan-kawan berhasil membuat lini serang Irak frustrasi dan tak mampu mengembangkan permainan.
Hal ini diakui secara terbuka oleh Graham Arnold. Ia menyebut timnya benar-benar berada di bawah tekanan hebat pada 45 menit pertama.
“Kami menghadapi banyak tekanan di babak pertama pertandingan. Indonesia tampil luar biasa, mereka tidak memberi kami banyak ruang,” ujar Graham Arnold seperti dikutip dari Winwin.
Namun, semua berubah di babak kedua dengan masuknya Zidane Iqbal sebagai pemain pengganti menjadi titik balik.
Jebolan MU ini berhasil memecah kebuntuan dan mencetak gol semata wayang yang menjadi penentu kemenangan Singa Mesopotamia.
Gol yang dicatatkan oleh Zidane Iqbal ini lantas diakui Graham Arnold telah mengubah jalannya pertandingan secara total.
Baca Juga: Babak-belur di Ronde Keempat, Ranking FIFA Timnas Indonesia Berpotensi Disalip Malaysia
“Namun setelah mencetak gol, segalanya berubah menguntungkan kami,” jelas pelatih asal Australia itu.
Graham Arnold pun tak ragu memberikan pujian khusus kepada pemain berusia 22 tahun tersebut.
Baginya, pemain jebolan MU tersebut adalah pembeda yang memberikan energi baru dan melepaskan timnya dari tekanan.
“Zidane memberikan energi baru di lini tengah. Dia membuat perbedaan besar dan membantu kami keluar dari tekanan,” kata Grahan Arnold.
Meskipun kemenangan ini secara resmi menyingkirkan Timnas Indonesia, Arnold meminta pasukannya untuk tidak larut dalam euforia karena perjuangan Singa Mesopotamia belum selesai.
“Kami harus tetap fokus. Kemenangan ini penting, tetapi belum cukup untuk memastikan tiket ke Piala Dunia. Sekarang saatnya menatap laga berikutnya dengan kepala dingin,” tutur Arnold.
Kini Irak akan melakoni laga 'final' sesungguhnya melawan tuan rumah Arab Saudi. Arnold pun secara cerdik langsung melancarkan perang urat syaraf dengan menyebut tekanan kini sepenuhnya berada di pundak lawan.
“Saya pikir tekanan sekarang beralih ke tim Saudi, karena mereka telah memikirkan pertandingan melawan Irak selama lima hari. Tekanan akan berada di pundak mereka,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Breakingnews! Manajer Timnas Indonesia Akan Laporkan Patrick Kluivert
-
Justin Hubner Bicara Blak-blakan Usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Jika Patrick Kluivert Out, Deretan Pelatih Kelas Dunia Ini Bisa Jadi Pengganti
-
Dipecat saat Masih Berjuang: Ingat Lagi Alasan Kontroversial Shin Tae-yong Didepak PSSI
-
Kata-kata Justin Hubner Usai Jadi Cadangan Mati Timnas Indonesia di Ronde 4
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi