-
Kekalahan beruntun dari Arab Saudi dan Irak membuat Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 dan memicu kritik tajam terhadap PSSI.
-
Pemecatan Shin Tae-yong dianggap tergesa-gesa oleh publik, terutama karena ia adalah sosok yang membangkitkan harapan sepak bola nasional.
-
Erick Thohir menyebut lima alasan utama di balik pemecatan STY, mulai dari kegagalan di Piala AFF hingga konflik internal dan strategi jangka panjang federasi.
Suara.com - Harapan Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026 resmi pupus setelah menelan kekalahan beruntun di babak keempat kualifikasi Zona Asia.
Timnas Garuda takluk 2-3 dari Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada 9 Oktober 2025, dan kembali kalah 0-1 dari Irak dua hari kemudian. Hasil ini menempatkan Indonesia di dasar klasemen Grup B dan memicu kritik besar-besaran terhadap PSSI.
Salah satu keputusan kontroversial PSSI yang hingga kini masih disesalkan publik adalah pemecatan Shin Tae-yong (STY), pelatih yang sebelumnya dianggap membawa angin segar bagi sepak bola nasional.
Nama Shin Tae-yong pun sempat trending di platform media sosial X usai Indonesia dinyatakan gagal lolos Piala Dunia 2026.
Publik kecewa karena sosok yang pertama kali memunculkan harapan bagi Indonesia untuk melangkah di kancah dunia justru diberhentikan mendadak.
"Pertandingan terakhir STY bersama Timnas senior yang memberikan kita mimpi bermain di Piala Dunia. Sayang sekali PSSI memutuskan memecatnya di tengah jalan dan menggantikannya dengan pelatih minim kualitas yang akhirnya terbukti pagi ini," cuit akun Extra Time Indonesia pada Minggu (12/10/2025).
Diketahui, Shin Tae-yong dipecat oleh PSSI saat skuad Garuda tengah berjuang di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, tepatnya pada 6 Januari 2025. Kemudian, mantan Ketua PSSI, Erick Thohir, menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih baru.
Apa Alasan Erick Thohir Memecat Shin Tae Yong?
1. Gagal di Piala AFF 2024
Baca Juga: Media Vietnam Curiga Wasit Ma Ning Punya Dendam Pribadi ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia tampil mengecewakan di ajang Piala AFF 2024, tepatnya pada 8 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.
Hasil buruk tersebut menjadi pemicu awal evaluasi terhadap kinerja Shin Tae-yong yang dinilai gagal memenuhi ekspektasi publik dan federasi.
2. Kekalahan dari Tiongkok di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Pertandingan melawan Tiongkok pada Oktober 2024 menjadi titik kritis.
Erick Thohir menyebut bahwa strategi Shin Tae-yong dalam laga tersebut tidak realistis dan terlalu ambisius, sehingga berkontribusi pada hasil negatif yang memperburuk posisi Indonesia di klasemen.
3. Konflik Internal dan Ruang Ganti yang Tidak Kondusif
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Hasil Liga Italia: Lazio Tekuk Hellas Verona 1-0 Berkat Kesalahan Fatal Bek Victor Nelsson
-
Barcelona Juara Piala Super Spanyol
-
Brace Scott McTominay Gagalkan Kemenangan Inter Milan Saat Menjamu Napoli
-
Bayern Muenchen Bantai Wolfsburg 8-1 di Allianz Arena
-
Perin Hampir Pasti Angkat Koper, Juventus Bidik Pulangkan Emil Audero
-
Mauricio Souza Kecewa Bruno Tubarao Kena Kartu Merah: Attitude Tidak Dewasa
-
Hasil Piala FA: West Ham Tekuk QPR, Kemenangan Dramatis West Brom Lewat Adu Penalti
-
Manchester United Tersingkir di Piala FA Usai Dipermalukan Brighton 1-2
-
Gol Justin Hubner Selamatkan Fortuna Sittard dari Kekalahan Dramatis Lawan Go Ahead Eagles
-
Rizky Ridho Siap Balas Dendam ke Persib Bandung: Kami Tunggu di Jakarta