- Klub memutuskan untuk tidak menurunkannya selama Hilgers menolak memperpanjang kontraknya yang akan habis.
- Wagenaar menyoroti sikap agen Hilgers yang enggan memberi komentar, serta ketidakresponsifan Hilgers sendiri.
- Hilgers kehilangan kesempatan tampil di Timnas Indonesia, yang otomatis menutup peluangnya untuk tampil di panggung internasional.
Suara.com - Nasib Mees Hilgers musim ini tengah berada di titik kritis.
Bek Timnas Indonesia yang membela FC Twente ini belum tampil satu pun di pertandingan resmi musim 2025/2026.
Meski sempat bermain dalam laga uji coba melawan SC Paderborn 07, klub memutuskan untuk tidak menurunkannya selama Hilgers menolak memperpanjang kontraknya yang akan habis.
Situasi ini disebut oleh pengamat sepak bola Fardau Wagenaar dalam podcast De Ballen Verstand sebagai “cerita yang sangat menyedihkan”.
Wagenaar menyoroti sikap agen Hilgers yang enggan memberi komentar, serta ketidakresponsifan Hilgers sendiri.
“Ini menjadi sangat buruk karena Mees sama sekali tidak merespon, padahal situasinya bisa diluruskan,” ungkap Wagenaar dilansir dari Twentefans
Kondisi ini bukan hanya merugikan dari sisi karier, tetapi juga berdampak finansial.
Hilgers kehilangan kesempatan tampil di Timnas Indonesia, yang otomatis menutup peluangnya untuk tampil di panggung internasional.
Padahal, popularitasnya di media sosial cukup tinggi, terutama di kalangan penggemar Indonesia, yang biasanya menjadi sumber pendapatan tambahan melalui endorsement.
Baca Juga: Ditanya Kapan Indonesia Masuk Piala Dunia, Ini Jawaban Gus Dur
“Tidak dipanggil ke timnas jelas merugikan secara finansial. Hilgers punya banyak pengikut di Instagram, dan fans Indonesia gila-gilaan dengan pemain Belanda. Ini berpotensi mengurangi pendapatannya,” tambah Wagenaar.
Selain itu, ketidakhadirannya membuat peluang Hilgers menunjukkan kualitasnya di tingkat klub juga terbatas.
FC Twente memutuskan fokus pada pemain yang berkomitmen jangka panjang, sementara Hilgers tetap berada di luar rencana tim hingga kontraknya diperpanjang.
Situasi ini pun memunculkan komentar miring di media Belanda, menyebut bahwa kasus Hilgers adalah “kasus dengan hanya pihak yang kalah”.
Semua pihak—klub, pemain, dan agen—terlihat terjebak dalam kebuntuan yang merugikan satu sama lain.
Dengan kondisi saat ini, masa depan Hilgers musim ini masih belum jelas.
Ia harus memilih antara memperpanjang kontrak di Twente atau mencari jalan lain agar tetap tampil reguler dan menjaga peluang finansial serta kariernya.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada
-
Panen Cuan! Arsenal Sudah Kantongi Rp 2 Triliun di Liga Champions Musim Ini
-
Geger Kabar Minati Julian Alvarez, Barcelona Malah 'Dibully' Atletico Madrid