- Indra Sjafri membuka peluang Mauro Zijlstra masuk Timnas U-23 untuk SEA Games 2025.
- Dari 34 pemain pemusatan latihan tahap pertama, hanya 30 yang hadir.
- Evaluasi hasil dua uji coba lawan India jadi dasar seleksi TC tahap berikutnya.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, menanggapi peluang pemain keturunan Mauro Ziljstra memperkuat timnya di ajang SEA Games 2025 di Thailand.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9-20 Desember 2025, dan menjadi target penting bagi skuad muda Indonesia.
Sebagai langkah persiapan, Indra telah memanggil 34 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) tahap pertama yang digelar pada 2-14 Oktober 2025.
Selama periode tersebut, tim menjalani dua laga uji coba melawan India dengan hasil kekalahan.
Indra Sjafri menjelaskan bahwa dari 34 pemain yang dipanggil, hanya 30 yang mengikuti TC tahap pertama.
Empat pemain lainnya belum bisa bergabung karena alasan tertentu.
Ia menegaskan, hasil dari dua laga uji coba tersebut akan menjadi bahan evaluasi sebelum menentukan nama-nama yang akan lanjut ke TC tahap kedua pada November.
“Setelah menjalani TC pertama dan dua uji coba ini, kami akan memilih pemain yang lanjut ke tahap berikutnya. Jumlahnya akan lebih mengerucut,” ujar Indra Sjafri dalam konferensi pers usai laga melawan Indiam
Terkait jumlah pemain yang akan dipanggil pada tahap berikutnya, Indra menyebut hal itu masih akan disesuaikan dengan evaluasi dari dua pertandingan melawan India.
Baca Juga: Link Live Streaming Timnas Indonesia U-23 vs India U-23: Garuda Muda Incar Balas Dendam
Sementara itu, ketika ditanya soal peluang Mauro Ziljstra untuk memperkuat Timnas U-23 di SEA Games, Indra tak menutup kemungkinan.
Namun, ia menegaskan belum bisa memastikan apakah nama pemain FC Volendam itu termasuk dalam daftar panggilannya.
"Di preskon pertama kali, teman-teman boleh melihat 50 pemain yang kita daftarkan itu nama-namanya, nanti bisa kita share, apakah termasuk (Mauro), saya kurang ingat, tapi kalau tidak salah ada (Mauro Zijlstra), Ivar juga ada, nanti kita lihat," jelasnya.
Indra menambahkan, pihaknya akan terus menjalin komunikasi dengan klub-klub luar negeri yang menaungi pemain keturunan Indonesia.
Tujuannya, agar ia bisa membawa komposisi terbaik saat tampil di SEA Games 2025.
“Kami akan terus berusaha menjalin komunikasi dengan klub pemain,” ucap Indra.
“Harapannya, semua pemain terbaik bisa bergabung untuk memperkuat Indonesia di SEA Games nanti," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Igor Tolic Angkat Bicara Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Persib Bandung
-
Tabrakan Lamborghini ke Pembatas Tol, Raheem Sterling Ditahan Polisi Diduga Pakai Narkoba
-
Muak dengan Cara Kotor Barcelona, Atletico Madrid Tawar Lamine Yamal dengan Sebungkus Kuaci
-
Main di Liga Champions Musim Depan, Como 1907 Harus Numpang di Markas Jay Idzes Cs
-
Ini Alasan Kick Off Arsenal vs PSG Digelar Lebih Awal, Ada Hubungannya dengan Indonesia
-
Jelang Bentrok Arsenal vs PSG, Pelatih Timnas Prancis Ketar-ketir, Ada Apa?
-
Pantang Terpeleset! Ini Kunci Arsenal Agar Bisa Kalahkan PSG
-
Dari 5 Ribu ke 2,3 Juta Followers dalam 48 Jam! Bek Selandia Baru Tim Payne Mendadak Viral
-
Final Liga Champions: Ini 5 Pemain Kunci Arsenal Kalahkan PSG
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Mengakhiri Trauma yang Menghantui Sejak 1986