-
Cristian Gonzales menanggapi pemecatan Patrick Kluivert dengan menyebutnya sebagai risiko wajar dalam dunia sepak bola profesional.
-
PSSI dan Kluivert sepakat mengakhiri kerja sama setelah gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
-
Gonzales berterima kasih kepada Kluivert dan berharap Timnas Indonesia bisa menjadi lebih baik dan kuat ke depannya.
Suara.com - Kabar pemecatan Patrick Kluivert dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia menuai berbagai respons, salah satunya datang dari legenda hidup skuad Garuda, Cristian Gonzales.
Pemain yang dijuluki El Loco memberikan tanggapan yang lugas namun tetap berkelas atas keputusan PSSI tersebut.
Seperti diketahui, PSSI secara resmi mengumumkan pengakhiran kerja sama lebih awal dengan Kluivert dan seluruh jajaran stafnya pada Kamis (16/10/2025).
Keputusan ini diyakini sebagai buntut dari kegagalan total Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir melalui akun Instagram pribadinya telah menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi Kluivert.
"Terima kasih atas kontribusi yang sudah diberikan Coach Patrick Kluivert dan Tim Kepelatihan selama hampir 12 bulan untuk PSSI dan Timnas Indonesia," tulis Erick Thohir.
"Dengan penuh rasa hormat, PSSI dan Coach Patrick & Tim Kepelatihan sepakat untuk mengakhiri kerja sama ini," sambungnya.
Di kolom komentar unggahan Erick Thohir inilah, Cristian Gonzales kemudian memberikan pandangannya.
Menurutnya apa yang terjadi pada Kluivert adalah sebuah konsekuensi logis dalam dunia sepak bola profesional.
Baca Juga: Patrick Kluivert Dipecat, Media Arab Salahkan Pemain Keturunan Indonesia
"Jika ekspektasi tidak dapat terpenuhi inilah risikonya," tulis komentar Cristian Gonzales di postingan Erick Thohir.
"Saya harap dengan ini Timnas kita akan menjadi lebih baik dan kuat dari sebelumnya," sambungnya.
Lebih dari itu, Gonzales juga secara khusus menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kluivert melalui unggahan terpisah.
Ia menyoroti bagaimana semua keinginan sang pelatih telah dipenuhi, namun hasil akhir berkata lain.
"Terima kasih untuk Coach Patrick Kluivert. Staf sudah diberikan sesuai keinginan beliau namun hasil tidak sesuai ekspektasi dan ini sepak bola. Terima kasih Coach," pungkasnya.
Berita Terkait
-
'Dosa-dosa' Patrick Kluivert Selama Jadi Pelatih Timnas Indonesia yang Susah Diampuni
-
Statistik Patrick Kluivert selama Latih Timnas Indonesia: 4 Kali Kalah, Kebobolan 15 Gol
-
PSSI Disebut Tak Jujur dan Terlalu Lembut, Bilang Saja Kinerja Kluivert Buruk
-
Berhasil Bikin Patrick Kluivert Dipecat? Andre Rosiade Bantah Ingin Gantikan Erick Thohir
-
Dipecat! Patrick Kluivert Tidak Minta Maaf ke Rakyat Indonesia
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi
-
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke
-
Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat
-
Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?