- Dalam program Voetbalpraat di ESPN, Maduro mengungkapkan bahwa kualitas tim dan kedalaman skuat kini jauh meningkat dibanding beberapa tahun terakhir.
- Saat ini, Curaçao menempati posisi kedua di grup kualifikasi Piala Dunia, tepat di belakang Jamaica.
- Posisi pertama otomatis membawa tim ke putaran final, sementara peringkat kedua harus melalui babak play-off.
Suara.com - Pelatih asal Belanda, Hedwiges Maduro yakin tim yang pernah dibesut oleh Patrick Kluivert, Curacao bakal lolos ke Piala Dunia 2026.
Maduro yang pernah melatih Thom Haye di Almere City mengatakan perkembangan pesat kualitas pemain membuat skuad pulau Karibia ini memiliki peluang besar di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dalam program Voetbalpraat di ESPN, Maduro mengungkapkan bahwa kualitas tim dan kedalaman skuat kini jauh meningkat dibanding beberapa tahun terakhir.
“Ada lebih banyak kualitas yang masuk, dan kedalaman skuat juga meningkat. Misalnya Bazoer, Noslin, dan Brenet sempat duduk di bangku cadangan melawan Trinidad dan Tobago,"
"Semua pemain itu punya pengalaman bermain di Eredivisie. Masih banyak contoh lainnya,” ujar Maduro.
Saat ini, Curaçao menempati posisi kedua di grup kualifikasi Piala Dunia, tepat di belakang Jamaica.
Posisi pertama otomatis membawa tim ke putaran final, sementara peringkat kedua harus melalui babak play-off.
“Ini benar-benar golden opportunity bagi Curaçao untuk lolos ke Piala Dunia,” tegas Maduro.
“Para pemain sadar ini adalah momen terbesar dalam karier mereka. Semua melihat ini sebagai kesempatan emas untuk mewujudkan impian bermain di Piala Dunia.”
Baca Juga: Era Patrick Kluivert Resmi Berakhir, Suara dari Parlemen Ingin Shin Tae-yong Kembali
Curacao memang berpeluang tampil di Piala Dunia 2026.
Di bawah komando pelatih asal Belanda, Dick Advocaat, semangat dan rasa kebersamaan tumbuh luar biasa di antara pemain, staf, dan masyarakat di seluruh penjuru pulau.
Meski belum lolos, dua laga kandang penting melawan Jamaika dan Trinidad & Tobago akan jadi penentu sejarah.
Jika mampu meraih kemenangan di kedua laga tersebut, tim berjuluk The Blue Wave itu semakin dekat dengan tiket ke Piala Dunia pertama mereka.
Dilansir dari Omroep West, ada satu perbedaan besar dari gaya melatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia dengan Advocaat di Curacao.
Penyerang Gervane Kastaneer, yang pernah membela ADO Den Haag, mengaku terharu melihat dukungan masyarakat sejak kembali membela tim nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Eks Kiper Iran Hilang Tanpa Jejak Usai Kritik Ali Khamenei, Sang Istri Ungkap Fakta Miris
-
PSIM Yogyakarta Kehilangan Ze Valente Lawan Semen Padang, Van Gastel Putar Otak
-
Selamat Tinggal Timnas Indonesia, Hanya 2 Negara Ini yang Berpotensi Gantikan Iran
-
Aksi Dingin Kevin Diks Eksekusi Penalti Akhiri Tren Buruk Gladbach di Bundesliga
-
Harry Kane Pecahkan Rekor 94 Tahun usai Kemenangan Bayern Munich atas Dortmund, Apa Itu?
-
24 Jam Menegangkan! Cerita Eks Barcelona Berpacu dengan Waktu Tinggalkan Iran
-
Media Israel Ikut 'Panaskan' Timnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Ajax Ditahan PEC, Pundit Belanda Kritik Habis-habisan Maarten Paes dan Jordi Cruyff
-
Prediksi Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Dicoret John Herdman di FIFA Series 2026
-
Ekspresi Malu Cristiano Ronaldo Usai Rekor Buruk Lima Tahun Kembali Terulang