-
PSSI memecat Patrick Kluivert dan seluruh staf pelatihnya sebelum kontrak habis.
-
Justin Lhaksana tidak kaget dengan pemecatan, menyebut Kluivert gagal memahami kualitas pemain Timnas Indonesia.
-
Kesalahan pemilihan pemain dalam pertandingan krusial melawan Arab Saudi menjadi pemicu utama kegagalan Timnas Indonesia.
PSSI telah mengambil keputusan tepat dengan tidak memberikan kesempatan lagi hingga Piala Asia 2027, mengingat evaluasi mendalam yang dilakukan.
Justin Lhaksana membantah bahwa sistem empat bek adalah biang keladinya, menegaskan bahwa masalah utama murni terletak pada pemilihan individu pemain.
Ia memberikan contoh spesifik terkait nama-nama yang seharusnya segera ditarik dari lapangan pada waktu-waktu kritis.
"Kalau liat Beckham (Putra) itu harusnya menit 30 diganti. (Marc) Klok sama Yakob (Sayuri) itu di babak kedua awal harus diganti, bukan masalah tiga bek, empat bek," ujar Justin Lhaksana menjelaskan kesalahan taktis Patrick Kluivert.
Keputusan Kolektif PSSI dan Staf Kepelatihan
Ironisnya, pola permainan yang solid sudah terlihat saat Timnas Indonesia menghadapi Lebanon dan Taiwan di FIFA Match Day sebelumnya.
"Padahal ya lawan Lebanon dan Taiwan (di FIFA Match Day) udah kelihatan pattern-nya, tapi tiba-tiba rombak semuanya," tambah Coach Justin, menunjukkan inkonsistensi yang fatal.
Penghentian kontrak Patrick Kluivert dengan PSSI telah diumumkan secara resmi melalui laman federasi tersebut pada Kamis (waktu setempat).
Lembaga tertinggi sepak bola Indonesia mengklaim bahwa pemutusan hubungan kerja ini merupakan kesepakatan dari kedua belah pihak.
Baca Juga: Patrick Kluivert Resmi Dipecat, Konflik Internal Gerogoti Timnas Indonesia?
Pertimbangan utama PSSI adalah dinamika internal serta perencanaan strategis jangka panjang untuk masa depan pembinaan tim nasional.
"Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan. Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, Tim Kepelatihan tersebut tidak lagi menangani Timnas Indonesia di level senior, U23, maupun U20,” tulis laman resmi PSSI, Kamis.
Dengan demikian, seluruh staf kepelatihan yang terkait dengan Patrick Kluivert tidak lagi bertanggung jawab atas tim Timnas Indonesia di level senior, U-23, maupun U-20.
Langkah cepat PSSI ini menjadi penekanan bahwa kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 tidak dapat ditoleransi.
Masyarakat kini menantikan siapa sosok pelatih baru yang akan dipercaya PSSI untuk memimpin Timnas Indonesia di tengah tuntutan prestasi global.
Pemecatan dini ini menjadi catatan penting dalam sejarah sepak bola nasional, sekaligus harapan baru bagi perbaikan signifikan performa Timnas Indonesia ke depan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Daftar Saham Milik Negara Erling Haaland di IHSG, Ada Emiten Konglomerat
-
Bukan Lokal, Harga Emas di Nevalla Bullion Pertahankan Rujukan Internasional
-
5 Pelembap Terbaik untuk Kulit Kering dan Sensitif, Bikin Wajah Sehat dan Bebas Dehidrasi
-
Bagaimana Mekanisme dan Dasar Regulasi Pencairan Dana Hibah Rp15 Miliar KONI Makassar?
-
Viral Penipuan Berkedok 'Program Treasury BRI', Manajemen Minta Warga Waspada
-
Cara Nonton Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Live di TVRI dan Streaming Resmi
-
Indonesia di Persimpangan: Menghindari Jebakan Stagnasi Ekonomi
-
Spanyol Mulai Psywar Jelang Final Piala Dunia 2026, Wasit Lawan Argentina Diminta Tak Lembek
-
Mulai Berlangsung November Mendatang, Persib dan Borneo FC Dapat Keistimewaan di League Cup
-
Shin Tae-yong Angkat Tangan Soal Nasib Andritany Ardhiyasa Bersama Persija