-
Akram Afif mengaku sengaja memprovokasi suporter Qatar untuk melempar barang demi mengulur waktu.
-
Aksi tidak sportif itu terjadi saat Qatar menang 2-1 atas UEA di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pengakuan Afif menuai kecaman luas karena dianggap mencoreng kemenangan dan citra sepak bola Qatar.
Suara.com - Pengakuan mengejutkan dan tidak sportif datang dari mulut bintang Timnas Qatar yang bernama Akram Afif.
Ia secara terang-terangan mengakui telah menjadi provokator yang meminta suporter tuan rumah untuk melempar barang ke dalam lapangan demi mengulur waktu.
Insiden memalukan ini terjadi pada laga penentuan Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Uni Emirat Arab (UEA) di Doha, Selasa (14/10/2025).
Pertandingan yang dimenangkan Qatar dengan skor 2-1 itu memang diwarnai kericuhan dan aksi saling lempar antar kedua kubu suporter.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah sebuah video viral yang menangkap momen Akram Afif.
Saat hendak mengambil tendangan sudut di penghujung laga ketika timnya unggul tipis 2-1, ia justru terlihat memberikan isyarat kepada suporter Qatar untuk melempar barang ke arahnya.
Setelah suporter melakukan aksinya, Afif kemudian berpura-pura ketakutan dan menolak mengambil tendangan sudut, sebuah trik kotor untuk membuang-buang waktu yang berharga.
Dalam sebuah wawancara dengan Asharq Al-Awsat, Pemain Terbaik Asia 2019 dan 2023 itu tanpa rasa bersalah membenarkan tindakannya.
"Targetnya adalah membuang-buang waktu dan mempertahankan keunggulan. Ya, saya meminta fans untuk melempar barang di menit-menit akhir pertandingan," ucap Akram Afif.
Baca Juga: 'Dosa-dosa' Patrick Kluivert Selama Jadi Pelatih Timnas Indonesia yang Susah Diampuni
Tindakan Afif ini sontak menuai kecaman keras di media sosial. Banyak pihak yang menilai aksinya sangat tidak sportif dan memalukan.
"Sangat memalukan. Pemain Qatar meminta fans Qatar untuk melempar barang demi membuang waktu, agar Uni Emirat Arab tidak mencetak gol lagi," tulis salah satu netizen.
"Pemain ini, saya tidak pernah suka dia. Dia salah satu pemain yang menjadi terkenal dan kemudian tidak mampu menjaga sikap," timpal netizen lainnya.
Meskipun lolos ke Piala Dunia, kemenangan Qatar harus ternoda oleh aksi tidak terpuji dari bintang andalan mereka sendiri.
Berita Terkait
-
Bungkam Soal Pemecatan Patrick Kluivert, Erick Thohir: Saya Ini Menpora
-
3 Kata Shin Tae-yong Saat Diminta Gantikan Patrick Kluivert
-
Siapa Cocok Jadi Pelatih Timnas Indonesia Gantikan Patrick Kluivert?
-
Ssstttt... Jangan Hujat Patrick Kluivert, Nih Intip Rapornya Selama Melatih Timnas Indonesia
-
Dari Formasi Aneh hingga Rotasi Pemain: Deretan Keputusan Patrick Kluivert yang Bikin Fans Geram
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah
-
Arteta Gerah Terus Dikritik, Minta Fans Arsenal Nikmati Proses
-
Ngeri! Wasit Ditembak saat Pimpin Pertandingan Tarkam, Pelaku Buron
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!
-
Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia