- Shin Tae-yong tetap optimistis terhadap masa depan sepak bola Indonesia,
- Kegagalan Timnas Indonesia disebabkan oleh kurangnya efektivitas di lini depan dan persiapan taktis menghadapi lawan kuat
- Shin Tae-yong menilai sepak bola Indonesia sedang berada dalam tren positif dan terus berkembang
Suara.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) , masih menyimpan optimisme tinggi terhadap masa depan sepak bola Tanah Air. Meski gagal membawa skuad Garuda ke Piala Dunia 2026, ia yakin Indonesia punya peluang besar menembus putaran final di edisi 2030.
Nah, STY saat ini sedang dikaitkan kembali bakal menukangi tim Merah Putih menyusul diberhentikannya Patrick Kluivert.
Kegagalan Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada memang menyisakan kekecewaan yang mendalam.
Jay Idzes dan kawan-kawan tersingkir di putaran keempat Kualifikasi setelah menelan dua kekalahan beruntun, masing-masing 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak. Hasilnya membuat skuad Garuda menempati posisi kunci Grup B dan gagal melangkah ke fase berikutnya.
Tak hanya masyarakat Tanah Air yang kecewa, Shin Tae-yong pun ikut merasakan hal serupa. Ia mengaku menyaksikan langsung perjuangan Rizky Ridho dkk di dua laga terakhir dan menilai bahwa Indonesia sejatinya bisa tampil lebih baik.
"Tentu saja gagal ke Piala Dunia tapi secara permainan seharusnya mereka lebih detail mempersiapkannya. Misal bagaimana menghadapi Irak," ujar Shin Tae-yong sebagaimana dikutip dari YouTube Goalpost Korea, Selasa (21/10/2025).
"Mereka kuat di bagian apa. Seharusnya lebih dipersiapkan. Sebenarnya lini pertahanan Indonesia tidak buruk sama sekali. Mungkin kurang itu di lini depan," ucapnya.
Menurut Shin, peluang Timnas Indonesia sebenarnya terbuka lebar dan para pemain lebih berani tampil menyerang.
Ia menilai kekuatan Garuda tidak kalah secara kualitas, namun kurang maksimal dalam memanfaatkan peluang.
Baca Juga: Alex Pastoor Sindir PSSI: Pemain Indonesia Bagus, tapi...
"Perlu pemain-pemain yang lebih power. Dan jika saja mereka lebih berani bertarung di lini depan, hasilnya pasti berbeda," kata Shin Tae-yong.
“Karena sebenarnya kesempatan untuk lolos itu ada tapi kita gagal memanfaatkannya. Itu yang paling saya sesali. Padahal kesempatan tidak datang dua kali,” ujarnya.
Meski begitu, Shin Tae-yong tetap melihat sisi positif dari perjalanan Timnas Indonesia. Ia menilai sepak bola nasional saat ini berada dalam jalur perkembangan yang baik.
Kegagalan di tahun 2026 dianggapnya bukan akhir, melainkan pelajaran penting menuju masa depan yang lebih cerah.
“Tapi sekarang sepak bola Indonesia sedang dalam tren positif,” tutur Shin Tae-yong.
“Jadi kalau dipersiapkan sedikit lebih baik, saya pribadi percaya Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2030,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Alex Pastoor Sindir PSSI: Pemain Indonesia Bagus, tapi...
-
Tak Perlu Gengsi, PSSI Justru Bisa Untung Jika Rekrut Kembali STY ke Timnas Indonesia
-
Update Kondisi Mees Hilgers di FC Twente: Kontrak Buntu, Situasi Makin Buruk
-
Shin Tae-yong Soroti Detail Permainan Timnas Indonesia saat Dikalahkan Irak
-
Ini Syarat Shin Tae-yong Mau Kembali Latih Timnas Indonesia, PSSI Sanggup?
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai
-
Bojan Hodak Minta Pemain Persib Bandung Jangan Panik, Kenapa?
-
Gelar Juara Mulai Goyang, Umuh Muchtar Wanti-wanti Persib Bandung
-
Solidaritas Pemain Timnas Indonesia Mengalir Usai Ricky Kambuaya Jadi Korban Penghinaan Rasial
-
Teror Bobotoh Menanti, Gustavo Franca Pastikan Arema FC Siap Tantang Persib di GBLA
-
Persib Bandung Pantang Tersandung! Pesan Umuh Muchtar Jelang Lawan Arema FC
-
Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas
-
Kevin Diks Marah ke Fans Bola Indonesia, Kenapa?
-
Justin Hubner Pergi, Wolverhampton Wanderers Tersingkir dari Kasta Teratas Liga Inggris
-
Tidak Hanya dari Eropa, Timnas Indonesia Pernah Punya Pemain Naturalisasi dari Tanah Afrika