-
Kontrak tiga manajer Premier League top akan berakhir pada 2026.
-
Andoni Iraola, Glasner, dan Silva diminati klub besar Eropa.
-
Mereka berpotensi melatih Timnas Indonesia jika kontraknya tidak diperpanjang.
Keputusan Crystal Palace merekrut Glasner dinilai sebagai langkah berani yang terbayarkan dengan keberhasilannya membawa klub tersebut meraih trofi pertama.
Pihak manajemen The Eagles telah memulai diskusi terkait pembaruan kontrak dengan Glasner.
Meskipun pembicaraan awal dilaporkan berjalan kondusif, belum ada pengumuman resmi mengenai kesepakatan final yang tercapai.
Seiring reputasinya yang terus menanjak, banyak pihak meyakini bahwa Glasner tidak akan kekurangan opsi andai memutuskan tidak melanjutkan masa kerjanya di Selhurst Park.
Klub-klub elite dari liga-liga top Eropa sudah mencatat namanya sebagai target potensial.
Manajer terakhir dalam daftar ini adalah Marco Silva yang memimpin Fulham.
Silva telah meneken kontrak baru pada Oktober 2023, menegaskan komitmennya setelah menampik tawaran menggiurkan dari klub Arab Saudi.
Perpanjangan itu menjadikan Silva sebagai juru taktik dengan masa bakti terpanjang di Fulham dalam periode yang cukup lama.
Fulham dikenal sebagai institusi yang menawarkan stabilitas, sebuah kondisi yang membuat Silva merasa sangat nyaman.
Baca Juga: Media Cup 2025 Resmi Bergulir, Hadirkan Pameran Foto hingga Duel Legenda Timnas Indonesia
Di bawah asuhannya, The Cottagers memainkan sepak bola menyerang yang menarik dan berhasil mempertahankan konsistensi performa.
Meskipun Nottingham Forest sempat menyatakan ketertarikan, semua sinyal kuat mengarah bahwa Silva akan segera membubuhkan tanda tangan perpanjangan kontrak.
Silva tampak fokus dan bahagia untuk terus melanjutkan proyek pembangunan jangka panjangnya di markas Fulham, Craven Cottage.
Keputusan akhir dari ketiga manajer ini akan memicu efek domino di bursa transfer manajer global.
Klub-klub besar harus bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangan salah satu dari mereka atau mencari alternatif lain.
Ketidakpastian ini menciptakan dinamika yang menarik dan penuh spekulasi di dunia kepelatihan.
Premier League sekali lagi menjadi pusat perhatian dengan potensi perubahan besar pada kursi panasnya.
Bagi Timnas Indonesia, situasi ini juga membuka peluang emas untuk merekrut pelatih berkaliber tinggi jika kursi kepelatihan mereka masih kosong saat momen ini tiba.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Beda dari Bos Agrinas, Menteri Zulhas Akui Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun Akan Dicek BPK
-
Meledak di TikTok! Pernikahan Nathalie Holscher Tembus 75 Juta Tayangan, Jadi Top Trending
-
Gas Whip Pink Ternyata Laris Manis di Tempat Hiburan Malam Jakarta, Omzet Tembur Rp5 Miliar
-
4 Shio yang Hidupnya Berubah Lebih Baik 29 Juli 2026, Ada Awal Baru yang Dinanti
-
Ke Mana BBM Ilegal Sumsel Mengalir? Polisi Bongkar 96 Kasus dan Sita 1,28 Juta Liter
-
Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!
-
Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK