- Andre Rosiade mengklaim 10 dari 15 Exco PSSI ingin Shin Tae-yong kembali.
- Komunikasi internal Exco disebut sudah berjalan, tapi belum ada tanggapan dari Erick Thohir.
- PSSI menepis klaim tersebut, menegaskan rapat resmi Exco belum digelar.
Suara.com - Kursi pelatih Timnas Indonesia masih kosong usai PSSI memecat Patrick Kluivert, dan hingga akhir Oktober, federas belum juga menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) untuk menentukan penggantinya.
Namun, kabar menarik datang dari Anggota DPR RI sekaligus Penasihat Klub Semen Padang, Andre Rosiade yang mengklaim mayoritas Exco mendukung kembalinya Shin Tae-yong.
Menurut Andre, jika rapat Exco digelar, ada sekitar 10 anggota yang diyakini akan memilih pelatih asal Korea Selatan itu untuk kembali menangani skuad Garuda.
“Kalau di-voting, 10 lawan 5 ingin Shin Tae-yong comeback,” kata Andre kepada awak media di Jakarta, Selasa (28/10).
Andre menambahkan, para anggota Exco disebut sudah saling berkomunikasi, baik secara langsung maupun melalui grup percakapan internal, namun hingga kini belum ada tanggapan dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
“Jadi, mereka juga menunggu, udah ngobrol, Exco-exco sudah bicara mewakili ketua umum, bicara ke sekjen, bicara di grup WA yang ada ketua umumnya. Belum direspons sampai sekarang,” sambungnya.
PSSI Bantah
Pernyataan Andre tersebut langsung dibantah oleh anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga.
Ia menegaskan bahwa belum ada keputusan apa pun terkait pelatih baru karena rapat resmi belum pernah dilaksanakan.
“Ya sampai hari ini belum ada rapat exco mengenai pelatih. Jadi kalau ada isu mengatakan ada sekian exco setuju, ada Exco ini enggak setuju, gitu. Rapat aja belum ada,” ujar Arya.
Arya menjelaskan bahwa proses pemilihan pelatih masih dalam tahap penjajakan.
PSSI, melalui Ketua Umum dan Direktur Teknik (Dirtek), masih melakukan pencarian kandidat sebelum nama-nama tersebut dibawa ke meja rapat Exco untuk diputuskan secara resmi.
“Yang kedua, kan Pak Ketum kemarin sudah ngomong dengan Dirtek, mereka lagi cari dulu pelatih. Kalau sudah terkumpulkan pelatih, baru dibawa ke rapat exco, di sanalah nanti diputuskan.”
“Jadi belum ada. Jadi kalau ada yang bilang ini keputusan sendiri oleh Ketum, belum ada. Orang pelatih yang calon-calon pelatihnya kan harus dikumpulin semua nih, dikumpulin semua nanti baru."
"Ada, bisa lah ketahuan bagaimana hasil keputusan Exco, kalau sekarang belum ada rapatnya. Jadi, isu hoaks,” pungkasnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti