-
Atep dukung Bojan Hodak jadi pelatih Timnas Indonesia.
-
Taktik defense counter Hodak dinilai cocok untuk Garuda.
-
Atep mendesak PSSI segera menunjuk pelatih kepala baru.
Ia secara spesifik menyoroti pelatih berkebangsaan Jerman yang masyhur dengan penerapan taktik Gegenpressing.
Atep yang pernah membela Persib dari 2008 hingga 2019 tersebut melihat kesamaan antara taktik Gegenpressing dengan gaya bermain yang bisa diadaptasi oleh pemain Indonesia.
Fokus utamanya terletak pada kesesuaian gaya melatih dan taktik dengan potensi yang dimiliki oleh para pemain tim nasional.
"Penekanannya mungkin lebih ke gaya mainnya, mungkin, bisa sama dengan karakter (pemain timnas). Jerman itu gegenpressing. Mungkin itu cocok dengan pemain-pemain yang dimiliki oleh tim nasional kita," tutur Atep.
PSSI Didesak Percepat Penunjukan Pelatih
Sebelumnya, Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menyatakan bahwa federasi tidak akan tergesa-gesa dalam menetapkan pengganti Kluivert.
Arya menginformasikan bahwa pelatih baru Timnas Indonesia direncanakan baru akan diumumkan untuk memimpin tim pada agenda FIFA Match Day Maret 2026.
Namun, Atep menyatakan ketidaksetujuannya dengan langkah PSSI yang terkesan lambat dalam proses penunjukan juru taktik anyar.
Membutuhkan waktu adaptasi yang memadai, pelatih baru perlu kesempatan untuk memahami budaya sepak bola lokal dan mengidentifikasi potensi pemain.
Baca Juga: Piala Dunia U-17: Tak Sulit, Ini Skenario Lolos Fase Grup Timnas Indonesia
Oleh karena itu, Atep sangat berharap proses penunjukan pelatih dapat dilaksanakan lebih cepat dari yang dijadwalkan.
"Karena memang pelatih butuh pengenalan juga. Bagaimana budaya sepakbola, bagaimana pemain yang dimiliki juga. Kalau saya berharap lebih cepat karena melatih timnas ini butuh waktu," tutup Atep, menekankan pentingnya waktu persiapan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Trump Tak Bisa Jamin Keamanan, Presiden Meksiko: Timnas Iran Boleh Main di Negara Kami
-
Antonio Rudiger Nikmati Duel Lawan Erling Haaland
-
Riccardo Calafiori Tak Sabar Menantikan Akhir Musim yang Manis
-
Timnas Indonesia Jadi yang Pertama! Ini 3 Negara ASEAN yang Lolos ke Piala Asia 2027
-
Cinta Manchester City ke Ousmane Dembele Bertepuk Sebelah Tangan
-
Thom Haye Bangga Maarten Paes Gabung Ajax, Ingatkan Tekanan Besar Menanti
-
Gagal Antar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Kini Punya Jalur ke Piala Dunia 2026 Via Negara Lain
-
Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah
-
Manchester City vs Real Madrid: Misi Mustahil Pasukan Pep Guardiola di Etihad
-
Bulgaria Pincang ke Indonesia: Kapten Tim dan Mesin Gol Klub Papan Atas Absen di FIFA Series 2026