-
PSSI serius mencari pelatih baru Timnas Indonesia pengganti Patrick Kluivert.
-
Erick Thohir menolak keras kemungkinan Shin Tae-yong atau Van Gaal.
-
Tiga calon kuat, Nishino, Hodak, dan Tavares, tengah dipertimbangkan PSSI.
Akira Nishino berada di urutan terdepan sebagai kandidat yang paling realistis untuk PSSI saat ini.
Mantan arsitek Timnas Jepang ini sedang tidak terikat kontrak sejak meninggalkan timnas Thailand pada tahun 2021.
Keberadaannya di Asia Tenggara memberikannya pemahaman yang berharga tentang gaya bermain dan karakter pesepakbola kawasan ini.
Di pentas dunia, Nishino tercatat pernah membawa Jepang melaju hingga babak 16 besar Piala Dunia 2018.
Pengalaman internasional dan penguasaannya terhadap sepak bola Asia dinilai sebagai modal kuat untuk mengangkat level Timnas Indonesia.
Nama Bojan Hodak mencuat berkat pencapaian gemilang bersama Persib Bandung.
Pelatih berkebangsaan Kroasia ini sukses mempersembahkan gelar juara Liga 1 dua musim berturut-turut, yaitu 2023/2024 dan 2024/2025.
Hodak dikenal dengan pendekatan taktisnya yang solid serta penegakan disiplin tinggi dalam manajemen tim.
Meskipun ia masih terikat perjanjian kontrak dengan Persib hingga tahun 2026, banyak pihak melihatnya sebagai opsi ideal.
Baca Juga: Alasan Bojan Hodak Cocok Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Rekomendasi Legenda Persib Bandung
PSSI dinilai perlu mempertimbangkan upaya pembebasan kontrak jika ingin merekrut pelatih dengan kualitas teruji di kompetisi lokal ini.
Kandidat kuat berikutnya adalah Bernardo Tavares, pelatih asal Portugal yang memiliki pemahaman mendalam tentang sepak bola Indonesia.
Tavares berhasil membawa PSM Makassar meraih trofi Liga 1 pada musim 2022/2023.
Setelah mundur dari PSM karena masalah finansial, kini ia berstatus bebas agen dan kabarnya tengah menerima tawaran, termasuk dari tim nasional.
Gaya bermain yang pragmatis namun efektif menjadi salah satu keunggulan Tavares yang cocok diterapkan di skuad Garuda.
Dengan statusnya yang tidak terikat kontrak, Tavares menjadi pilihan menarik bagi PSSI yang mencari juru taktik berpengalaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Pelatih Norwegia: Semoga Erling Haaland Kasih Dampak Besar Hadapi Irak
-
Prediksi Susunan Pemain Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026
-
Thomas Tuchel dan 'Misi Mustahil' Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kondisi Terkini Christian Pulisic, Lini Serang Amerika Serikat Berpikir Keras Jelang Lawan Australia
-
Piala Dunia 2026: Ramin Rezaeian Ungkap Arti Selebrasi Golnya Saat Iran Tahan Selandia Baru
-
Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!
-
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola