Bojan Hodak membela Eliano Reijnders dari komentar Jeje yang menyinggung performanya di Timnas Indonesia.
Pelatih asal Kroasia itu menilai pernyataan Jeje tidak berdasar dan di luar kapasitas sebagai penerjemah.
Bojan menegaskan Eliano pemain top yang fleksibel serta menyoroti pentingnya profesionalisme dalam berkomentar soal sepak bola.
Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, buka suara menanggapi komentar kontroversial Jeong Seok-seo alias Jeje, mantan penerjemah pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, yang sempat menyinggung performa Eliano Reijnders dalam sebuah podcast baru-baru ini.
Dalam tayangan tersebut, Jeje menyebut bahwa Shin Tae-yong menyesal memainkan Eliano saat laga Timnas Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde ketiga.
Namun, Bojan menilai pernyataan itu tidak berdasar dan keluar dari kapasitas seorang penerjemah.
“Saya membaca soal ada penerjemah yang berbicara omong kosong mengenai dia,” ujar Bojan dilansir dari laman Simamaung, Kamis (30/10/2025).
Pelatih asal Kroasia itu menegaskan bahwa Eliano adalah pemain profesional yang selalu tampil total saat diberi kepercayaan.
Bojan memuji kemampuan teknis dan fleksibilitas jebolan akademi PEC Zwolle tersebut, yang dinilainya mampu beradaptasi di berbagai posisi.
“Eliano adalah pemain top. Dia datang ke sini dengan bisa bermain di banyak posisi dan tampil sangat bagus,” ucap Bojan Hodak.
Lebih lanjut, Bojan menilai bahwa komentar soal kualitas pemain seharusnya datang dari pihak yang benar-benar memahami sepak bola.
Ia menyoroti pentingnya profesionalisme saat berbicara di ranah publik, terutama bagi orang yang tidak memiliki latar belakang pelatih atau pemain.
Baca Juga: Alasan Bojan Hodak Cocok Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Rekomendasi Legenda Persib Bandung
“Mungkin beberapa orang lebih baik tetap melakukan tugasnya sebagai penerjemah dan tidak perlu bicara mengenai sepak bola, karena ini untuk ahli, bukan penerjemah,” tegasnya.
Melalui pernyataan tersebut, Bojan tidak hanya pasang badan untuk Eliano Reijnders, tetapi juga menegaskan komitmennya menjaga keharmonisan dan kepercayaan di ruang ganti Persib.
Ia ingin memastikan bahwa setiap pemain merasa dilindungi dari kritik yang tidak relevan dan tidak berdasar fakta.
Langkah Bojan ini sekaligus menunjukkan kepemimpinannya sebagai pelatih yang berani berbicara tegas demi melindungi anak asuhnya dari opini publik yang dinilai menyesatkan.
Berita Terkait
-
Alasan Bojan Hodak Cocok Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Rekomendasi Legenda Persib Bandung
-
Bojan Hodak Kini Jadi Calon Kuat Pelatih Timnas Indonesia
-
Absen Lawan Bali United, Bojan Siapkan Pengganti Luciano Guaycochea
-
Akui Tak Mudah Cari Pelatih Baru, PSSI Harusnya Pertimbangkan Nama STY!
-
Atep Ingin Timnas Indonesia Juara Piala AFF untuk Obati Rasa Kecewa
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Trump Tak Bisa Jamin Keamanan, Presiden Meksiko: Timnas Iran Boleh Main di Negara Kami
-
Antonio Rudiger Nikmati Duel Lawan Erling Haaland
-
Riccardo Calafiori Tak Sabar Menantikan Akhir Musim yang Manis
-
Timnas Indonesia Jadi yang Pertama! Ini 3 Negara ASEAN yang Lolos ke Piala Asia 2027
-
Cinta Manchester City ke Ousmane Dembele Bertepuk Sebelah Tangan
-
Thom Haye Bangga Maarten Paes Gabung Ajax, Ingatkan Tekanan Besar Menanti
-
Gagal Antar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Kini Punya Jalur ke Piala Dunia 2026 Via Negara Lain
-
Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah
-
Manchester City vs Real Madrid: Misi Mustahil Pasukan Pep Guardiola di Etihad
-
Bulgaria Pincang ke Indonesia: Kapten Tim dan Mesin Gol Klub Papan Atas Absen di FIFA Series 2026