- Ramsey, terakhir bermain untuk Pumas pada bulan September dan gagal menembus tim utama sejak bergabung pada Juli 2025.
- Cedera hamstring yang dialaminya sempat membatasi waktu bermainnya.
- Pumas saat ini berada di posisi ke-13 klasemen Liga MX, dan harus berjuang keras agar bisa finis di 10 besar demi lolos ke babak play-off.
Suara.com - Mantan bintang Arsenal, Aaron Ramsey, resmi mengakhiri kontraknya dengan klub asal Meksiko, Pumas UNAM, setelah hanya tampil enam kali dalam tiga bulan.
Keputusan itu menandai akhir dari masa singkat yang penuh masalah, baik di dalam maupun luar lapangan.
Menurut laporan ESPN, Ramsey, 34 tahun, terakhir bermain untuk Pumas pada bulan September dan gagal menembus tim utama sejak bergabung pada Juli 2025.
Cedera hamstring yang dialaminya sempat membatasi waktu bermainnya, namun bahkan setelah pulih, gelandang asal Wales itu tak kunjung mendapat tempat reguler di skuad utama.
Pumas saat ini berada di posisi ke-13 klasemen Liga MX, dan harus berjuang keras agar bisa finis di 10 besar demi lolos ke babak play-off.
Namun, masalah Ramsey tak berhenti di lapangan.
Ia tengah dilanda duka mendalam setelah anjing kesayangannya, Halo, hilang di Meksiko.
Halo, seekor anjing beagle berusia 10 tahun, dilaporkan hilang pada 9 Oktober di kawasan San Miguel de Allende, Guanajuato.
Ramsey awalnya menawarkan hadiah sebesar 10.000 dolar AS bagi siapa pun yang bisa memberikan informasi tentang keberadaan Halo.
Baca Juga: 10 Klub Top Eropa yang Menggila Musim Ini: Bayern Munich Lepas Rem
Namun setelah seminggu tanpa hasil, ia menggandakan jumlahnya menjadi 20.000 dolar AS atau sekitar Rp325 juta.
Dalam unggahan media sosialnya, Ramsey menulis penuh harap:
“Tolong hubungi kami jika ada kabar tentang Halo. Kami hanya ingin gadis kecil kami kembali.”
Istrinya, Colleen Ramsey, juga mengungkapkan kesedihan keluarga mereka.
Ia mengatakan bahwa keluarga masih belum menemukan Halo dan mulai takut tak akan pernah bisa menemukannya lagi.
Ramsey bergabung dengan Pumas pada musim panas 2025 setelah meninggalkan Cardiff City, klub masa kecilnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
-
Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA
-
Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026
-
Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa
-
Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak
-
Paraguay Dibantai AS, Si Bulldog Menyalak Nyaring Sebut Gustavo Alfaro Cuma Jago Ngomong
-
Momen Emosional Lionel Scaloni Jelang Laga Perdana Argentina di Piala Dunia 2026
-
Pernah Dibikin Malu Shin Tae-yong, Herve Renard Dikabarkan Jadi Pelatih Tunisia
-
Satu Kata Penuh Makna Kuat Disuarakan Lionel Messi Jelang Argentina vs Aljazair