- Makinka mengumumkan skuad final pada Sabtu lalu dan memberi dorongan kepada pemain yang tidak terpilih untuk tetap semangat.
- Ia juga menekankan kesiapan tim untuk menghadapi pertandingan yang diprediksi akan berlangsung sengit.
- Bek Saviour Mwansa menegaskan kondisi fisik dan mental tim siap menghadapi turnamen.
Suara.com - Timnas Zambia U-17 menunjukkan kesiapan penuh menjelang laga pembuka grup H Piala Dunia U-17 2025 melawan Timnas Indonesia U-17 pada Selasa, 4 November 2025.
Pelatih Dennis Makinka menegaskan bahwa timnya telah menyesuaikan diri dengan baik sejak tiba di Qatar, setelah menjalani pemusatan latihan beberapa hari di Dubai.
“Cuaca di sini lebih sejuk dibandingkan Dubai. Kami fokus sepenuhnya dan sangat antusias menantikan pertandingan pertama,” ujar Makinka kepada FAZ Media.
Ia juga menekankan kesiapan tim untuk menghadapi pertandingan yang diprediksi akan berlangsung sengit.
"Kami hanya fokus dan sangat antusias untuk memainkan laga pertama kami. Kami siap untuk pertandingan ini, dan kami berharap pertandingan akan berlangsung sangat baik,” ujarnya.
Makinka mengumumkan skuad final pada Sabtu lalu dan memberi dorongan kepada pemain yang tidak terpilih untuk tetap semangat.
“Sangat menyakitkan harus menyingkirkan beberapa pemain karena kami sudah terbiasa bersama dan semua tampil maksimal. Tapi ini bukan akhir bagi mereka,” kata Makinka.
Sementara itu, bek Saviour Mwansa menegaskan kondisi fisik dan mental tim siap menghadapi turnamen.
“Kami semakin berkembang di setiap sesi latihan. Bahkan sebelum turnamen dimulai, saya bisa mengatakan kami siap 100 persen,” tambahnya.
Baca Juga: Euforia di Qatar! Suporter Indonesia Gelar Parade Merah Putih Sambut Piala Dunia U-17
Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto menegaskan bahwa anak asuhnya saat ini fokus menghadapi Zambia, sebelum nantinya menghadapi Brasil di laga kedua.
“Semua lawan di grup ini memiliki kualitas yang baik. Saya ingin pemain fokus dulu pada satu pertandingan, yaitu melawan Zambia. Laga ini akan menjadi kunci langkah kami selanjutnya,” kata Nova dalam konferensi pers virtual, Minggu (2/11).
Nova mengingatkan para pemain untuk memanfaatkan pengalaman dari babak kualifikasi dan Piala Asia U-17 sebelumnya sebagai pelajaran berharga.
Ia mencontohkan, kemenangan pada laga pertama selalu memberi dorongan besar bagi kepercayaan diri tim.
“Dalam kualifikasi, kemenangan pertama atas Kuwait menjadi modal penting untuk lolos ke Piala Asia. Begitu juga saat kami menang atas Korea Selatan di laga pertama Piala Asia, semangat tim meningkat pesat. Saya berharap hal serupa terjadi melawan Zambia,” ujarnya.
Kontributor: Adam Ali
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Usul Ditolak FIFA, Timnas Iran Pastikan Tampil di Piala Dunia 2026 tapi...
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
-
Atmosfer Suporter Garuda Bikin Luke Vickery Merinding, Siap Bela Timnas Indonesia
-
Luke Vickery Blak-blakan! Tinggal Tunggu Here We Go Bela Timnas Indonesia
-
Semakin Canggih, Ranking FIFA akan Diperbarui Real Time Mulai Maret 2026
-
Seleksi Lebih dari 170 Orang, 10 Pemain Ini Wakili Indonesia di Ajang Piala Dunia Anak Jalanan 2026
-
Bomber Timnas Bulgaria Sudah Gatal Ingin Injak Rumput Stadion GBK
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi
-
Persib Bandung di Ambang Hattrick Juara, Bojan Hodak: Jangan Bicara Terlalu Jauh