-
Emaxwell Souza tegaskan Persija jaga konsistensi kemenangan.
-
Persija tolak euforia sesaat demi target juara Super League.
-
Kerja keras maksimal adalah kunci utama capai puncak klasemen.
Suara.com - Penyerang andalan Persija Jakarta, Emaxwell Souza, menyuarakan tekadnya bersama rekan satu tim untuk terus mempertahankan rentetan hasil positif.
Pemain yang dikenal sebagai mesin pencetak gol ini menekankan pentingnya menjaga semangat kemenangan tetap menyala tanpa terlena oleh kegembiraan sesaat.
Macan Kemayoran memiliki tujuan besar yang ingin dicapai pada akhir musim kompetisi ini.
Rentetan tiga kemenangan berturut-turut, yaitu saat melawan Persebaya (3-1), Madura United (1-0), dan PSBS Biak (3-1), telah memberikan dorongan energi positif yang signifikan.
Laju positif ini membuat skuad kesayangan Jakmania semakin termotivasi dalam menghadapi setiap pertandingan yang tersisa.
Maxwell menyadari sepenuhnya bahwa posisi tim saat ini masih jauh dari pencapaian akhir yang diinginkan, yaitu meraih gelar juara Super League 2025/2026.
Meskipun demikian, striker yang telah mengoleksi delapan gol ini meyakini bahwa capaian positif di setiap laga adalah kunci untuk menggapai target utama Persija.
Oleh karena itu, Emaxwell memilih untuk memfokuskan seluruh perhatiannya pada satu pertandingan ke pertandingan berikutnya secara bertahap.
Hal ini bertujuan agar tim tidak kehilangan fokus dan tetap berada di jalur yang benar.
Baca Juga: Telan 4 Kekalahan Beruntun, Persijap Jepara Bertekad Akhiri Puasa Kemenangan
Ambisi besar tersebut sudah ada sejak ia pertama kali bergabung dengan tim ibukota.
"Sejak awal datang ke Persija, saya sudah tahu tim ini punya target besar. Karena itu, saya datang untuk membantu Persija meraih apa yang menjadi tujuannya,” kata Maxwell dalam keterangannya.
Emaxwell menegaskan bahwa posisi tim di papan klasemen saat ini bukanlah hal utama yang harus dipermasalahkan.
Yang terpenting, menurutnya, adalah konsistensi dalam usaha dan kerja keras yang berkelanjutan.
“Tak peduli di posisi berapa kami saat ini di klasemen, atau seberapa jauh jarak poin dengan Borneo FC, yang terpenting adalah kami terus bekerja keras agar bisa naik hingga ke puncak,” jelasnya.
Selain ambisi yang membara, tim juga diwajibkan untuk menjauhi sikap berlebihan dalam menyambut pencapaian sementara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Kronologi Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan Rp3,5 Miliar, Berawal dari Janji Manis Investasi
-
Dorong Efisiensi Bisnis, BRI Perbarui Qlola dengan Tampilan yang Lebih Intuitif
-
Keluarga Siswa Tewas Imbas Jalan Licin Kramatjati Tuntut Penataan Pasar Tumpah
-
Ruang Pimpinan Unsoed di Lantai 3 Disegel KPK, Usai Rektor dan Wakilnya Kena OTT!
-
Menteri Jerman dan Wamenkes Tinjau Langkah Hijau Bayer di Cimanggis, Ini Hasilnya
-
Rumah Murah yang Dijual Danantara Bukan Sengketa
-
Qlola Catat Pertumbuhan Pengguna 42,6 Persen, BRI Hadirkan New Skin
-
Duduk Perkara Ruben Onsu Terjerat Kasus Penipuan Hingga Terancam Dipenjara
-
The Island of the Blue Dolphins: 18 Tahun Sendirian di Pulau Terpencil?