-
Kapten I Putu Panji menegaskan Timnas Indonesia U-17 siap tempur menghadapi Zambia di laga perdana Piala Dunia U-17 2025.
-
Persiapan matang dilakukan melalui latihan intensif dan tiga uji coba melawan Paraguay, Pantai Gading, dan Panama.
-
Panji menargetkan kemenangan atas Zambia sebagai langkah awal menuju ambisi lolos dari fase grup.
Suara.com - Kapten Timnas Indonesia U-17, I Putu Panji menyarakan optimisme tinggi dan menegaskan kesiapan tim untuk bertarung habis-habisan melawan Zambia di Aspire Zone, Selasa (4/11/2025).
Setelah melalui proses persiapan panjang dan tempaan keras di bawah asuhan pelatih Nova Arianto, mental para punggawa Garuda Asia diyakini sudah setajam baja. Menurut Putu Panji, skuadnya kini berada dalam kondisi puncak dan siap tempur.
Modal kepercayaan diri ini dibangun dari serangkaian pemusatan latihan intensif dan tiga laga uji coba berbobot melawan tim-tim kuat pada bulan Oktober lalu.
"Sejauh ini kondisi tim cukup baik, sangat-sangat baik. Setelah dari Dubai ada tiga kali uji coba melawan Paraguay, Pantai Gading, dan Panama," kata I Putu Panji, dilansir dari kanal YouTube Timnas Indonesia.
Fokus utama tim saat ini tertuju sepenuhnya pada laga perdana. Panji sadar betul bahwa pertandingan pertama dalam sebuah turnamen besar selalu menjadi ujian mental terberat.
Namun, ia menegaskan bahwa timnya sudah siap menghadapi tekanan tersebut. Kemenangan atas Zambia dibidik sebagai harga mati untuk memompa moral dan kepercayaan diri tim.
"Kami cukup siap untuk pertandingan pertama melawan Zambia," ujarnya dengan mantap.
Pemain asal Bali United itu tidak menampik bahwa Grup H adalah grup neraka yang dihuni tim-tim kuat seperti Brasil dan Honduras.
Di atas kertas, Timnas Indonesia U-17 mungkin tidak diunggulkan. Namun, Panji memastikan bahwa status underdog tidak akan menyurutkan semangat juang mereka di lapangan.
Baca Juga: Lawan Brasil dan Honduras, Misi Timnas Indonesia Tembus Babak 32 Besar Piala Dunia U-17 2025
Target yang diusung pun tidak main-main. Kemenangan di laga pembuka diharapkan bisa menjadi kunci untuk mewujudkan ambisi yang lebih besar, yaitu lolos dari fase grup.
"Harapannya meraih kemenangan pertama. Kemudian membuka jalan untuk lolos ke babak selanjutnya," pungkas Putu Panji.
Tag
Berita Terkait
-
Nova Arianto Akui Timnas Indonesia U-17 Kalah Kelas dari Lawannya, Tapi
-
Pemain Timnas Indonesia di Bawah Harga Pasar Ini Potensi Dilirik Klub Besar di Piala Dunia U-17 2025
-
Permalukan Tuan Rumah Qatar, Bintang Muda Italia Pede Juara Piala Dunia U-17 2025
-
Pelatih Brasil: Kami Hormat dengan Timnas Indonesia U-17
-
Hasil Piala Dunia U-17 2025: Portugal dan Tunisia Pesta 6 Gol, Jepang Menang Tipis
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan