-
Zambia memiliki potensi berbahaya meski berstatus debutan di Piala Dunia U-17 2025.
-
Tiga pemain kunci Zambia adalah Jonathan Kalimina, Jasim Sikazwe, dan Abel Salim Nyirongo.
-
Timnas Indonesia U-17 harus fokus meredam kreativitas Sikazwe dan ketajaman Nyirongo.
Suara.com - Timnas Indonesia U-17 harus ekstra waspada saat memulai kampanye mereka di Piala Dunia U-17 2025 melawan Zambia, Selasa (4/11/2025).
Di balik status debutan, tim asuhan Dennis Makinka ini menyimpan potensi bahaya yang terbukti saat mereka menaklukkan Meksiko dan Kaledonia Baru di laga uji coba.
Kekuatan Zambia tidak hanya terletak pada kolektivitas, tetapi juga pada talenta individu yang menonjol di setiap lini.
Skuad asuhan Nova Arianto perlu memberikan perhatian khusus pada tiga nama yang menjadi tulang punggung permainan The Young Copper Bullets.
1. Jonathan Kalimina
Di lini pertahanan, nama Jonathan Kalimina menjadi figur sentral. Bek kelahiran 2008 ini adalah batu karang yang sulit ditembus.
Namun, keistimewaannya tidak hanya berhenti pada tugas bertahan. Kalimina memiliki kemampuan ofensif yang tak terduga, terbukti dari catatan satu gol dalam tujuh penampilan resminya bersama Zambia U-17.
Kehadirannya saat situasi bola mati, baik tendangan sudut maupun bebas, bisa menjadi ancaman tak terduga bagi gawang Garuda Asia.
2. Jasim Sikazwe
Pergerakan bola dan ritme permainan Zambia berpusat pada seorang gelandang cerdas bernama Jasim Sikazwe.
Ia adalah otak dari setiap serangan yang dibangun timnya. Pemain kelahiran Juli 2008 ini memiliki visi bermain di atas rata-rata, dengan keunggulan utama pada umpan-umpan terobosan mematikan yang bisa membelah pertahanan lawan.
Baca Juga: Kata-kata Adem Ratu Tisha untuk Timnas Indonesia U-17: Fokus Adik-adik
Mematikan pergerakan Sikazwe akan menjadi kunci untuk memutus aliran bola dan merusak skema permainan Zambia.
3. Abel Salim Nyirongo
Ancaman terbesar bagi lini pertahanan Timnas Indonesia U-17 akan datang dari ujung tombak mereka, Abel Salim Nyirongo.
Statistiknya berbicara jelas karena ia adalah mesin gol utama tim. Dengan koleksi empat gol hanya dari lima pertandingan resmi, Nyirongo membuktikan dirinya sebagai seorang finisher yang klinis dan efisien.
Naluri golnya yang tinggi membuatnya menjadi predator berbahaya yang tidak boleh diberi sedikit pun ruang di dalam maupun di sekitar kotak penalti.
Tag
Berita Terkait
-
Zambia Bukan Lawan Biasa! Alarm Bahaya untuk Timnas Indonesia U-17 di Laga Pembuka
-
Pesan Ratu Tisha untuk Timnas Indonesia U-17: Nikmati Proses, Jangan Terbeban
-
Pelatih Brasil Gugup Sebelum Hadapi Timnas Indonesia U-17, Kenapa?
-
Mengapa Nova Arianto Kaget Melihat Lokasi Pertandingan Piala Dunia U-17?
-
Revolusi VAR di Piala Dunia U-17 2025, Timnas Indonesia U-17 Cicipi Aturan 'Kartu Tantangan'
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026
-
Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga