- AFC menegaskan tidak dapat campur tangan dalam keputusan FIFA terkait sanksi terhadap FAM
- FAM masih memiliki peluang untuk memperjuangkan keadilan lewat jalur hukum CAS.
- FIFA tetap mempertahankan seluruh sanksi terhadap FAM dan tujuh pemain Malaysia.
Suara.com - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menegaskan bahwa mereka tidak memiliki kewenangan untuk ikut campur dalam keputusan FIFA yang menolak banding Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait kasus tujuh pemain naturalisasi yang disanksi.
Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor John, menjelaskan bahwa langkah selanjutnya baru bisa dilakukan jika FAM resmi membawa kasus tersebut ke Mahkamah Arbitrase Olahraga (CAS).
Ia juga mengingatkan bahwa proses menuju CAS bukan perkara singkat.
“Untuk saat ini AFC tidak bisa berbuat apa pun terkait keputusan FIFA. Segala tindakan lanjutan hanya bisa dilakukan setelah FAM mengajukan perkara ke CAS, dan proses itu sendiri bisa memakan waktu beberapa bulan,” ujar Windsor dikutip dari Berita Harian.
Menurutnya hanya dengan jalur CAS, FAM dapat mengajukan bukti dan pembelaan yang lebih lengkap.
Proses ini juga bisa berlangsung panjang, karena penyusunan dokumen dan pengajuan perkara ke CAS saja dapat memakan waktu hingga satu bulan.
“Ini bukan akhir dari segalanya. Masih banyak hal yang perlu dihadapi oleh FAM dalam kasus ini. Kita harus menunggu hasil resmi dari CAS,” tegasnya.
Windsor menambahkan bahwa AFC menghormati penuh mekanisme hukum FIFA dan CAS yang dirancang untuk memastikan setiap keputusan diambil berdasarkan prosedur internasional dan bukti yang kuat.
“Proses ini memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk menyampaikan argumen dan fakta sebenarnya agar keputusan akhir benar-benar adil,” tambahnya.
Baca Juga: Pangeran Johor Tuduh FIFA Punya Motif Politik Hukum 7 Pemain Abal-abal Malaysia
Sebelumnya, harapan FAM untuk membatalkan sanksi dari Komite Disiplin FIFA kandas setelah Komite Banding FIFA menolak upaya banding tersebut.
Keputusan itu membuat hukuman awal tetap berlaku, termasuk denda sebesar 350.000 franc Swiss (sekitar Rp1,8 miliar) terhadap FAM.
Selain itu, tujuh pemain warisan yang terlibat juga tetap dijatuhi skorsing selama 12 bulan dan denda 2.000 franc Swiss (sekitar Rp10,8 juta) per orang.
Komite Banding FIFA resmi menolak banding Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain asing terkait pelanggaran serius terhadap Pasal 22 Kode Disiplin FIFA yang mengatur tentang pemalsuan dan pemalsuan dokumen.
Keputusan final ini diumumkan setelah Komite Banding FIFA melakukan analisis mendalam atas bukti dan mendengarkan pembelaan pihak terkait.
Hasilnya, semua hukuman yang sebelumnya dijatuhkan oleh Komite Disiplin FIFA dinyatakan tetap berlaku sepenuhnya.
Berita Terkait
-
Pangeran Johor Tuduh FIFA Punya Motif Politik Hukum 7 Pemain Abal-abal Malaysia
-
Timnas Indonesia U-17 Bakal Rasakan Inovasi Terbaru FIFA di Piala Dunia, Apa Itu?
-
Bukan Hanya Satu, FIFA Soroti Tiga Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Piala Dunia U-17!
-
Cetak Gol ke Gawang Bali United Jadi Modal Andrew Jung Lawan Selangor FC
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Jelang Lawan Selangor FC
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
-
Momentum Lebaran Bersama Keluarga, Dedi Kusnandar Lupakan Sejenak Sepak Bola
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
-
Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen
-
Jelang Final Piala Liga, Mikel Arteta Singgung Hubungan Pep Guardiola
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR