- Sassuolo kalah 1-2 dari Genoa dalam lanjutan Serie A 2025/2026.
- Jay Idzes tampil penuh tapi hanya meraih rating 6.3 dari Flashscore.
- Performa bertahan Idzes dianggap kurang solid, terutama dalam duel udara.
Suara.com - Sassuolo gagal memetik hasil positif di depan pendukungnya sendiri setelah tumbang 1-2 dari Genoa dalam laga lanjutan Serie A 2025/2026 di Stadion Mapei, Selasa (4/11/2025).
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi tim yang tengah berjuang memperbaiki posisi di papan tengah klasemen.
Jay Idzes tampil sebagai starter dan bermain selama 90 menit penuh di jantung pertahanan.
Namun, kontribusinya belum cukup untuk membantu Sassuolo mengamankan poin di mana dia dan rekan-rekannya bahkan mendapatkan omelan dari pelatih.
“Jika Anda tidak tampil maksimal di liga seperti ini, Anda akan kehilangan poin,” ujar pelatih Sassuolo, Fabio Grosso di laman resmi klub.
Genoa, yang datang dengan status juru kunci, justru tampil lebih efektif.
Tim tamu unggul cepat lewat gol Ruslan Malinov pada menit ke-18.
Sassuolo sempat membalas di awal babak kedua melalui tendangan Domenico Berardi (47’), tapi Genoa memastikan kemenangan lewat gol Leo Skiri di masa injury time (90+3’).
Meski diberi kepercayaan penuh oleh pelatih, performa Idzes kali ini tak lepas dari kritik.
Baca Juga: Massimiliano Allegri Akui AC Milan Terlambat Panas Saat Lawan AS Roma
Berdasarkan data Flashscore, pemain timnas Indonesia itu hanya mendapatkan rating 6.3, menjadi yang kedua terendah di antara seluruh pemain Sassuolo.
Rekan setimnya, kiper Arijanet Muric, justru mencatat rating terendah dengan 6.1.
Dari sisi statistik, performa bertahan Idzes terbilang kurang impresif.
Bek berusia 24 tahun itu hanya memenangkan 1 dari 5 duel udara (20 persen), serta 2 dari 4 duel darat.
Catatan tekel pun minim, hanya satu percobaan tanpa keberhasilan.
Ia memang mencatatkan lima sapuan, namun tak cukup untuk mencegah lini belakang Sassuolo dari kebobolan di momen-momen krusial.
Hasil ini memperpanjang tren inkonsisten Sassuolo di awal musim.
Bagi Jay Idzes sendiri, laga ini bisa menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan fokus dan stabilitas permainan dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek