- Napoli memuncaki klasemen Serie A dengan 22 poin setelah ditahan imbang Como.
- Inter Milan, AC Milan, dan AS Roma mengejar ketat di belakangnya, sama-sama mengoleksi 21 poin, menjadikan persaingan gelar juara semakin panas.
- Kemenangan penting diraih AC Milan atas AS Roma, sementara Lazio juga naik peringkat usai mengalahkan Cagliari.
Di luar empat besar, persaingan untuk memperebutkan posisi di zona Eropa juga tidak kalah seru. Bologna dan Juventus sama-sama menguntit di bawahnya.
Bologna berhasil naik ke posisi kelima setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas Parma. Mereka kini telah mengumpulkan total 18 poin dari 10 laga.
Juventus berada di peringkat keenam dengan perolehan poin yang sama, yaitu 18. Performa Si Nyonya Tua yang terus membaik membuat mereka menjadi ancaman serius.
Sementara itu, hasil berbeda diraih oleh dua tim ibu kota lainnya, Lazio. Tim Elang Ibu Kota berhasil memperbaiki posisinya di klasemen sementara.
Lazio sukses meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0 saat menjamu Cagliari. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Olimpico, Roma.
Dua gol kemenangan Lazio dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Gustav Isaksen pada menit ke-65. Kemenangan dilengkapi oleh gol dari Mattia Zaccagni di masa tambahan waktu.
Hasil positif ini membawa Lazio naik ke peringkat kedelapan dalam tabel klasemen. Mereka kini mengoleksi 14 poin dari keseluruhan laga yang telah dimainkan.
Di sisi lain, nasib kurang beruntung dialami oleh tim Sassuolo. Mereka harus menelan kekalahan saat bermain di kandang sendiri.
Sassuolo takluk dari Genoa dengan skor akhir 1-2. Kekalahan ini merupakan kekalahan kelima bagi Sassuolo sepanjang musim ini berjalan.
Baca Juga: Hasil Liga Champions: Arsenal Hajar Slavia Praha Tiga Gol dan Clean Sheet Lagi
Akibat hasil negatif tersebut, posisi Sassuolo di klasemen harus merosot. Mereka kini turun ke peringkat ke-12 dengan koleksi 13 poin.
Bagi Genoa, kemenangan tandang ini menjadi catatan sejarah tersendiri. Ini adalah kemenangan pertama yang mereka raih di kompetisi Serie A musim ini.
Sebelumnya, dari sembilan pertandingan, Genoa hanya mampu meraih tiga kali hasil imbang dan menelan enam kekalahan. Kemenangan ini mengangkat mereka dari dasar klasemen.
Kini Genoa naik ke peringkat 18, sebuah langkah awal untuk keluar dari zona degradasi. Tentu ini menjadi modal motivasi yang sangat berharga.
Pekan ke-10 Serie A menyajikan berbagai drama dan perubahan posisi di klasemen. Setiap tim menunjukkan perjuangan maksimal untuk mencapai target masing-masing.
Kompetisi yang sangat kompetitif ini tidak hanya terjadi di papan atas. Pertarungan untuk menghindari zona degradasi juga berlangsung dengan sangat sengit.
Berita Terkait
-
Hasil Liga Champions: Arsenal Hajar Slavia Praha Tiga Gol dan Clean Sheet Lagi
-
Apa yang Salah dengan Jay Idzes Cs saat Sassuolo Dihajar Genoa?
-
Panas! Presiden Inter Milan Punya Pesan Menohok Buat Antonio Conte
-
Prediksi Juventus vs Sporting Lisbon: Menanti Tuah Spalletti di Liga Champions
-
Kecolongan di Menit Akhir, Jay Idzes Cs Tumbang 1-2 dari Genoa
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?