-
Mees Hilgers cedera ACL, mengakhiri musim dini.
-
FC Twente coret Hilgers karena tolak perpanjangan kontrak.
-
Karir Hilgers kini suram akibat cedera dan konflik kontrak.
Suara.com - Bek tengah andalan FC Twente, Mees Hilgers, harus menelan pil pahit ketika karirnya mengalami pukulan ganda yang sangat berat.
Pemain bertahan berusia 24 tahun itu terpaksa menghentikan kompetisi musim 2025/2026 lebih awal karena menderita cedera ligamen lutut anterior (ACL) yang serius.
Insiden malang tersebut terjadi saat Hilgers sedang mengikuti sesi latihan rutin bersama timnya, FC Twente, yang langsung memicu kekhawatiran besar.
Kini Hilgers dihadapkan pada prosedur operasi yang tak terhindarkan dan program pemulihan jangka panjang, membuatnya absen hingga akhir musim.
Situasi ini digambarkan oleh media Belanda, Tubantia melalui Voetbal Primeur, sebagai "bencana di luar nalar," yang menyiratkan betapa parahnya situasi sang pemain.
Kabar buruk mengenai cedera datang di tengah ketegangan terkait masa depan kontrak Hilgers di klub Enschede tersebut.
Laporan pers menyebutkan bahwa kondisi Hilgers di FC Twente kini sangat pelik setelah ia menolak perpanjangan kontrak yang akan habis.
Akibat penolakan perpanjangan kesepakatan tersebut, manajemen klub memutuskan untuk mencoret namanya dari daftar skuad utama yang berkompetisi.
Alih-alih mendapatkan waktu bermain yang stabil, sang bek justru sudah menepi sejak pertandingan terakhir melawan Ajax yang berlangsung pada tanggal 18 Mei 2025.
Baca Juga: Pelatih Brasil Pantang Remehkan Timnas Indonesia U-17, Kenapa?
Cedera serius ini yang muncul di tengah ketidakpastian kontrak semakin menambah awan kelam di atas prospek karir Mees Hilgers.
Tubantia menyebutkan bahwa tidak ada seorang pun di manajemen FC Twente yang menduga akan terjadi skenario akhir seburuk ini.
Kombinasi antara cedera parah dan permasalahan perpanjangan kontrak diperkirakan akan membuat Hilgers meninggalkan klub melalui apa yang disebut "pintu belakang."
Sebelum semua tragedi ini terjadi, Hilgers sebenarnya hampir saja berlabuh ke klub Ligue 1 Prancis, Stade Brest.
Rencana kepindahan pada bursa transfer musim panas 2025 tersebut sayangnya gagal di menit-menit akhir karena kendala waktu yang mendesak untuk menyelesaikan tes medis.
Saat ini, sudah dapat dipastikan bahwa Hilgers akan tetap berada di Enschede, namun tanpa harapan untuk dapat kembali merumput.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?