- Dudu Patetuci menilai Timnas Indonesia U-17 punya potensi besar dan semangat tinggi.
- Brasil datang ke Piala Dunia U-17 dengan skuad yang solid dan berpengalaman.
- Pelatih berpesan agar pemainnya tetap rendah hati dan tak meremehkan lawan mana pun.
Suara.com - Pelatih Timnas Brasil U-17, Dudu Patetuci mengingatkan tim asuhannya tidak menganggap enteng siapa pun lawan di Grup H Piala Dunia U-17 2025, termasuk Timnas Indonesia U-17.
Menurut Dudu Patetuci, Garuda Asia tetap punya potensi untuk merepotkan timnya.
Patetuci menilai setiap pertandingan di turnamen ini akan menjadi ujian penting bagi para pemain muda Negeri Samba.
Meski di atas kertas tim Samba punya pengalaman ketimbang negara-negara lain di Grup H yang selain diisi Timnas Indonesia U-17, juga diramaikan Honduras dan Zambia.
"Saya sudah menegaskan kepada seluruh pemain bahwa tidak ada lawan mudah. Honduras, Indonesia, maupun Zambia adalah tim-tim yang harus kami hadapi dengan serius," kata Dudu Patetuci dikutip dari situs resmi FIFA.
Pelatih berusia 53 tahun itu mengingatkan bahwa sejarah panjang Brasil yang telah mengoleksi empat gelar juara dunia U-17 tidak boleh membuat pemain terlena.
Ia menekankan pentingnya kerendahan hati, fokus penuh, dan rasa hormat terhadap semua lawan, termasuk Timnas Indonesia U-17.
“Mungkin mereka belum memiliki catatan gemilang di level junior, tapi kami tetap harus waspada. Di Piala Dunia, semuanya bisa terjadi,” jelasnya.
Patetuci menilai Timnas Indonesia U-17 memiliki potensi besar meski belum memiliki sejarah panjang di dunia usia muda.
Baca Juga: Piala Dunia U-17: Trio Penggawa Garuda Muda Buktikan Analisa FIFA Memang Benar Adanya!
Ia bahkan diperingatkan anak asuhnya agar bersiap menghadapi gaya permainan cepat dan semangat juang tinggi yang biasa ditunjukkan tim-tim seperti Garuda Muda.
Hampir seluruh skuad yang dibawanya ke Qatar merupakan bagian dari generasi emas Brasil yang telah terbentuk sejak tahun 2021, ketika mereka masih bermain di level U-15.
Tim ini juga baru saja menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai Piala Amerika Selatan U-17 2025 tanpa menelan kekalahan satu pun.
"Sebagai orang Brasil, kami selalu datang dengan target menjadi juara. Tim ini sudah bekerja sama selama tiga tahun dan saling mengenal dengan baik. Kini, waktunya kami membuktikan diri di panggung dunia," jelas Patetuci.
Brasil kini mengincar gelar juara dunia kelima di kategori U-17.
Dengan modal kekompakan, performa solid, dan pengalaman bermain di level tinggi, Patetuci optimistis pasukannya mampu melangkah jauh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Gianni Infantino Minta Lionel Messi Tidak Pensiun Usai Piala Dunia 2026
-
Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Qatar: Peluang Emas Patahkan Rekor Buruk 40 Tahun Terakhir
-
Hasil Drawing Piala AFF U-19 2026, Timnas Indonesia Menghadapi Rival Klasik Vietnam
-
Bek Timnas Jerman Niklas Sule Resmi Pensiun Akibat Cedera Kambuhan
-
Pelajaran Persija Usai Dikalahkan Persib di Pertemuan Pertama, Mauricio Souza: Dilarang Kartu Merah
-
Gairah Bobotoh di GBLA Bakar Semangat Marc Klok Bungkam Persija Jakarta, Meski Laga Pindah