- Cristiano Ronaldo percaya Arsenal siap akhiri puasa gelar Premier League.
- MU disebut tak punya mental juara meski punya pemain berkualitas.
- Ronaldo tetap beri dukungan moral untuk pelatih Ruben Amorim.
Suara.com - Cristiano Ronaldo punya prediksi sendiri soal kandidat juara Premier League 2025/2026.
Dalam wawancara dengan jurnalis Inggris Piers Morgan, megabintang asal Portugal itu meyakini Arsenal memiliki peluang besar untuk menjadi juara musim ini, namun Ronaldo menegaskan bahwa Manchester United tidak termasuk dalam persaingan.
Arsenal saat ini tampil luar biasa di bawah asuhan Mikel Arteta, mencatat sembilan kemenangan beruntun di semua kompetisi dan memimpin klasemen sementara Premier League dengan keunggulan enam poin.
Performa solid itu semakin memperkuat keyakinan Ronaldo bahwa The Gunners siap mengakhiri penantian panjang mereka terhadap trofi liga.
“Itu mungkin saja. Arsenal bisa melakukannya,” ujar Ronaldo kepada Piers Morgan dilansir dari Metro.uk
“Premier League sangat ketat dan keras, tapi Arsenal punya peluang besar. Mereka stabil, kuat, dan bermain dengan kepercayaan diri tinggi.” sambungnya.
Ronaldo juga menyinggung keberhasilan Arsenal membangun skuad yang kompetitif usai belanja besar-besaran di bursa transfer musim panas lalu.
Kehadiran Martin Zubimendi, Eberechi Eze, dan lima pemain baru lainnya di bawah arahan direktur olahraga Andrea Berta, disebutnya sebagai langkah tepat yang membuat Arsenal semakin solid di setiap lini.
Namun, di sisi lain, pemain berusia 40 tahun itu dengan tegas menilai Manchester United — klub yang membesarkan namanya di Eropa — belum siap kembali ke jalur juara.
Baca Juga: Ruud Gullit Bongkar Biang Kerok Krisis Liverpool di Tangan Arne Slot
“Manchester United tidak akan memenangkan liga, sudah pasti,” tegas Ronaldo.
“Saya bermain di sana selama bertahun-tahun, saya punya kenangan indah dan banyak gelar,"
"Klub itu selalu di hati saya, tapi kita harus jujur, mereka sedang tidak berada di jalur yang benar. Butuh banyak perubahan, bukan hanya di pelatih, tapi juga di mentalitas para pemain.”
Meski demikian, Ronaldo tetap memberikan dukungan moral untuk pelatih Ruben Amorim, yang dalam beberapa pekan terakhir berhasil memperbaiki performa Setan Merah dengan tiga kemenangan dan satu hasil imbang dari empat laga terakhir.
“Amorim sedang melakukan yang terbaik. Tapi keajaiban itu mustahil,” kata Ronaldo.
“Manchester United punya pemain bagus, tapi tidak semua punya mental untuk bermain bagi klub sebesar itu.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman
-
Bojan Hodak Beberkan Cedera yang Dialami Ramon Tanque
-
Alessandro Del Piero: Lima Kemenangan Juventus Bisa Ubah Peta Persaingan Scudetto
-
Profil Kensuke Takahashi, Eks Pelatih Indonesia yang Gigit Jari di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Profil Pemain Keturunan yang Direndahkan Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor
-
Kalahkan Jepang Secara Dramatis, Timnas Futsal Indonesia Melaju ke Final Piala Asia Futsal 2026
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
D'Leanu Arts Pemain Keturunan Gombong Berstatus Tanpa Klub, Bakal Main di BRI Super League?
-
Selamat Tinggal Kevin Diks? Rekan Maarten Paes di Ajax Dibidik Borussia Monchengladbach