- Bayern Munich menundukkan PSG 2-1 di Parc des Princes meski kehilangan Luis Díaz sebelum jeda.
- Kemenangan ini memperpanjang rekor Bayern menjadi 16 kemenangan beruntun di semua ajang.
- Vincent Kompany mengingatkan timnya untuk tetap fokus dan tidak cepat berpuas diri.
Suara.com - Bayern Munich lagi-lagi menunjukkan kualitas mereka sebagai raksasa Eropa sejati.
Dalam laga sengit di Parc des Princes, Rabu (5/11/2025) dini hari WIB, pasukan Vincent Kompany sukses menundukkan Paris Saint-Germain (PSG) 2-1, meski harus bermain dengan 10 orang sejak akhir babak pertama.
Luis Díaz menjadi bintang di awal laga lewat dua gol cepatnya pada menit ke-4 dan ke-32.
Namun, malam impresif pemain asal Kolombia itu berakhir lebih cepat setelah diganjar kartu merah karena tekel keras terhadap Achraf Hakimi di masa injury time babak pertama.
Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, PSG berusaha mengejar, tapi hanya mampu memperkecil skor melalui João Neves di menit ke-74.
Upaya Les Parisiens untuk menyamakan kedudukan terus terbentur rapatnya lini pertahanan Bayern.
Kemenangan ini memperpanjang rekor gemilang Bayern menjadi 16 kemenangan beruntun di semua kompetisi, termasuk empat laga sempurna di fase grup Liga Champions.
Hasil tersebut membuat mereka kukuh di puncak klasemen sementara, sedangkan PSG terlempar ke posisi tiga.
Pelatih PSG, Luis Enrique, tak menampik dominasi Bayern di bawah asuhan Kompany.
Baca Juga: Eks MU Peringatkan Arsenal: Jangan Remehkan Manchester City!
“Pada 11 lawan 11 pun, Bayern memang lebih kuat. Mereka menekan dengan intensitas luar biasa. Ini tim terbaik di Eropa saat ini,” ujarnya dikutip dari BBC.
Meski timnya tampil luar biasa, Kompany justru menegaskan pentingnya tetap rendah hati.
Ia tidak ingin euforia kemenangan membuat pemain terlena.
“Kami dapat tiga poin, dan itu bagus. Tapi tak ada yang memenangkan trofi di bulan November. Kami harus tetap tenang dan fokus ke laga berikutnya,” tegas pelatih asal Belgia itu.
Kompany juga menyoroti ketangguhan timnya yang tetap solid meski menghadapi tekanan berat.
“Kami menghadapi banyak situasi berbeda belakangan ini, dan tim selalu bisa menyesuaikan diri. Sabtu lalu kami banyak melakukan rotasi dan para pemain tampil bagus. Hari ini kami bertahan dengan 10 orang selama 45 menit, dan tetap kuat. Itu memberi kami kepercayaan diri besar,” tambahnya.
Di bawah kendali Vincent Kompany, Bayern Munich bukan hanya mengumpulkan kemenangan—mereka juga sedang membangun identitas baru: tim dengan intensitas tinggi, mental baja, dan sikap rendah hati.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Ademola Lookman Hampir Adu Jotos dengan Ivan Juric, CEO Atalanta Sampai Turun Tangan
-
Klasemen Liga Champions: Bayern Muenchen di Puncak, Manchester City Salip PSG
-
4 Fakta Mengerikan di Balik 16 Kemenangan Beruntun Bayern Munich, PSG Jadi Korban
-
5 Fakta Pesta Gol Manchester City atau Dortmund, Catatan Apik Tijjani Reijnders
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Alfeandra Dewangga Resmi Tinggalkan Persib, Ungkap Alasan Berat di Balik Keputusannya
-
Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026
-
Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran
-
Patut Ditiru! Ini Cara Elegan Cristiano Ronaldo Bungkam Kritik di Piala Dunia 2026
-
VAR 'Tertidur' di Grup L! Tekel Konsa ke Prince Adu Bikin Fans Ghana Naik Pitam
-
Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi
-
Bukan Ronaldo! 'Thor' dari Skotlandia Otak di Balik Kemenangan Telak Portugal
-
Sempat Disorot, FIFA Pastikan Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026
-
Donald Trump Bakal Simpan Trofi Piala Dunia, Juara 2026 Cuma Dikasih Replika?
-
Erick Thohir Bicara Tambahan Pemain Naturalisasi, Ada dari Jerman dan Belanda?