- Persija sudah enam pertandingan beruntun bermain di luar Jakarta.
- Mauricio Souza berharap segera kembali ke JIS demi dukungan Jakmania.
- Belum ada kepastian lokasi dua laga kandang Persija pada akhir November.
Suara.com - Persija Jakarta kembali menghadapi masa-masa bermain di luar kandang sendiri alias musafir.
Pelatih Mauricio Souza mengakui timnya mulai merasakan rindu bermain di ibu kota setelah harus menjalani lima laga berturut-turut di luar Jakarta pada BRI Super League 2025/2026.
“Saya rindu sekali. JIS itu tempat yang luar biasa untuk bermain. Dukungan para suporter kami sangat luar biasa. Semoga kami bisa kembali bermain di rumah lagi. Penting bagi kami untuk melewati periode tandang ini dengan hasil yang baik,” ujar pelatih asal Brasil itu, dikutip pada Kamis (6/11/2025).
Pertandingan terakhir Persija di Jakarta terjadi pada pertengahan September saat mereka menahan imbang Bali United 1-1 di Jakarta International Stadium (JIS).
Setelah itu, Macan Kemayoran harus menjalani empat laga tandang beruntun melawan PSM Makassar (0-2), Borneo FC (1-3), Persebaya Surabaya (3-1), dan Madura United (1-0).
Kesempatan untuk kembali ke Jakarta sebenarnya muncul ketika Persija dijadwalkan menjamu PSBS Biak.
Namun, karena JIS belum dapat digunakan, laga tersebut dipindahkan ke Stadion Manahan, Solo.
Akhir pekan ini, Persija kembali harus pergi jauh dari rumah.
Mereka akan menantang Arema FC di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (8/11) pukul 15.30 WIB, yang menjadi laga keenam beruntun tanpa tampil di Jakarta.
Baca Juga: Pelatih Persija Akui Timnas Indonesia U-17 Bakal Susah Kalahkan Brasil, Kenapa?
Berdasarkan jadwal, dua pertandingan kandang menanti Persija pada 20 November melawan Persik Kediri dan 28 November melawan PSIM Yogyakarta.
Namun Mauricio belum menerima kepastian dari manajemen mengenai kemungkinan kembali ke JIS.
“Saya tidak tahu. Manajemen belum memberikan kabar yang pasti. Semakin cepat kami kembali, tentu semakin baik,” tuturnya.
Pertandingan melawan PSBS di Solo merupakan kali pertama Persija musim ini menggelar laga kandang di luar ibu kota.
Namun pengalaman itu bukan sesuatu yang asing. Musim lalu, Persija sempat berpindah-pindah stadion, mulai dari Pakansari (Bogor), Patriot Candrabhaga (Bekasi), Sultan Agung (Bantul), hingga Kapten I Wayan Dipta (Bali).
Mauricio menegaskan bahwa bermain di Jakarta memberi energi berbeda karena dukungan The Jakmania tak tergantikan.
“Itu tentu tidak menyenangkan, semua tahu akan hal itu. Kami ingin sekali bermain di kandang. Kita butuh dukungan para fan kami. Namun, kami paham situasinya. Sayangnya, kami tidak memiliki tempat untuk bermain di Jakarta. Jadi, kami tidak bisa complain. Kami telah membicarakannya dengan manajemen. Mereka telah menawarkan yang terbaik kepada kami. Namun, sekarang tugas kami adalah fokus dan berjuang meraih kemenangan, di mana pun kami bermain,” ucapnya.
Meski harus hidup nomaden, performa Persija tidak goyah. Mereka berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan 20 poin dari 10 pertandingan.
Tiga kemenangan beruntun menjadi modal penting bagi Riko Simanjuntak dan rekan-rekannya untuk tetap bersaing di papan atas, demikian Antara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!
-
Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul
-
Karhutla Bromo Sulit Dipadamkan, Tiga Helikopter Sudah 17 Kali Water Bombing
-
Rekan Setim Bongkar Duduk Perkara Konflik Mees Hilgers vs FC Twente, Dua-duanya Kepala Batu
-
Dari Mobil Futuristik hingga Hiburan, Ini Serunya GIIAS 2026