-
Bali United mewaspadai serangan balik mematikan dari Bhayangkara Presisi.
-
Pelatih Johny Jansen mempersiapkan strategi khusus untuk meredam kekuatan lawan.
-
Kedua tim bersaing ketat di klasemen, menjadikan laga ini sangat penting.
Suara.com - Kubu Bali United FC menatap serius laga tandang mereka melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam lanjutan kompetisi sepak bola tertinggi, BRI Super League, yang dijadwalkan berlangsung pada hari Jumat (7/11).
Pelatih utama tim berjuluk Serdadu Tridatu, Johny Jansen, secara spesifik menginstruksikan anak asuhnya untuk sangat memperhatikan potensi bahaya dari manuver ofensif cepat yang dilancarkan tim tuan rumah.
Fokus utama strategi Bali United pada pertandingan ini adalah meredam dan mematahkan setiap upaya serangan balik yang menjadi senjata utama Bhayangkara Presisi.
"Bhayangkara memiliki serangan balik yang bagus. Jadi kami sedang mempersiapkan strategi untuk mengantisipasi itu," ungkap Johny Jansen di Bandarlampung, Kamis, memberikan konfirmasi mengenai fokus taktik timnya.
Pelatih berpengalaman tersebut memandang calon lawan mereka sebagai kesebelasan yang memiliki kekuatan mumpuni dan terorganisir dengan baik.
Data statistik menunjukkan bahwa soliditas pertahanan Bhayangkara patut diacungi jempol, terbukti tim tersebut sejauh ini baru kebobolan enam kali.
Selain itu, lini serang Bhayangkara juga cukup produktif, dengan total sembilan gol yang telah berhasil mereka sarangkan ke gawang lawan dalam sepuluh laga.
"Ini merupakan tim yang bagus," tegasnya, menyoroti keseimbangan performa tim lawan di sisi offensive maupun defensive.
Untuk mempersiapkan para pemainnya, tim pelatih Bali United telah menyediakan materi berupa rekaman video pertandingan terbaru Bhayangkara.
Baca Juga: Kembali Jadi Musafir, Persija Nantikan Kepastian Main di JIS
Tujuannya adalah agar setiap pemain dapat memahami pola permainan dan mengenali kekuatan serta kelemahan lawan secara detail.
"Maka dari itu kami sudah berikan video-video pertandingan Bhayangkara kepada pemain untuk bisa mempelajarinya," tambah Johny Jansen.
Meskipun menyadari beratnya tantangan yang menanti, Johny Jansen menekankan bahwa persiapan timnya telah maksimal guna mengamankan kemenangan.
Sang arsitek tim telah merancang formasi dan taktik terbaik yang diharapkan mampu memberikan hasil positif dalam duel yang diprediksi akan berjalan ketat tersebut.
Tim Bali United sendiri baru saja melalui pertandingan yang melelahkan dan menguras emosi ketika menghadapi Persib Bandung.
Pada laga sebelumnya, Bali United menunjukkan performa yang cukup baik sebelum situasi berubah akibat kartu merah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris