- Calvin Verdonk tampil solid meski timnya kalah
- Gol penalti di menit akhir jadi penentu hasil pertandingan
- Kekalahan membuat posisi Lille di klasemen menurun
Suara.com - Bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, tampil sejak menit awal saat klubnya, Lille, menelan kekalahan tipis 0-1 dari Slavia Praha dalam laga fase liga Liga Europa di Stadion Rajko Mitic, Beograd, Kamis (6/11) malam waktu setempat.
Menurut data resmi UEFA, Verdonk tampil cukup solid selama 86 menit sebelum digantikan oleh Romain Perraud.
Pemain berusia 28 tahun itu mencatat 89 persen operan sukses, melepaskan satu tembakan, serta melakukan satu sapuan penting untuk mengamankan pertahanan Lille.
Namun, upaya Verdonk dan rekan-rekannya belum cukup membawa hasil.
Lille harus menyerah lewat gol penalti Marko Arnautovic pada menit ke-85 yang memastikan kemenangan untuk tuan rumah Slavia Praha.
Dengan hasil ini, Lille turun ke peringkat 15 klasemen sementara Liga Europa dengan koleksi enam poin dari empat pertandingan.
Sementara Slavia Praha naik ke posisi 23 berkat tambahan tiga poin penting.
Jalannya Pertandingan
Lille sejatinya memiliki peluang lebih dulu di babak pertama lewat tembakan Marius Broholm, namun bola masih melebar dari gawang Slavia Praha.
Baca Juga: Lawan Brasil, Nova Arianto Minta Timnas Indonesia Bangun Determinasi Tinggi
Memasuki babak kedua, tuan rumah tampil lebih agresif. Franklin Tebo Uchenna sempat membuat suporter bersorak, tetapi tembakannya hanya membentur tiang gawang.
Beberapa menit kemudian, Nair Tiknizyan juga melepaskan tendangan yang masih melebar.
Lille berusaha membalas lewat aksi Hamza Igamane, namun upayanya masih bisa diamankan kiper Slavia Praha, Matheus.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-85 setelah wasit menunjuk titik putih untuk Slavia Praha.
Marko Arnautovic yang menjadi algojo sukses menaklukkan kiper Lille Berke Ozer, sekaligus memastikan tiga poin bagi tim asal Serbia tersebut.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tak berubah. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Lille yang kini harus berjuang keras agar tetap berada di jalur lolos dari fase grup. [Antara]
Berita Terkait
-
Lawan Brasil, Nova Arianto Minta Timnas Indonesia Bangun Determinasi Tinggi
-
Timnas Indonesia U-17 dan Label 'Kalah Terhormat' yang Layak untuk Mereka Sandang
-
Kurang Cepat, Timnas Indonesia Kecolongan Satu Calon Pelatih Top dari Klub Italia
-
Pemain Keturunan Batak Janji Mati-matian Lawan Brasil, Fokus Kontrol Pertandingan
-
Hasil Terawang Pelatih Klub Top Super League Timnas Indonesia U-17 vs Brasil
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati