-
Indonesia U-17 hadapi Brasil di laga krusial Piala Dunia U-17.
-
Pelatih Nova Arianto minta pemain tampil berani tanpa rasa takut.
-
Garuda Muda butuh poin demi jaga asa lolos ke babak gugur.
"Sudah (move on). Semuanya sudah (move on)," tutur Nova, menegaskan kesiapan mental timnya.
Nova Arianto menyadari betul bahwa Brasil merupakan salah satu kontestan paling diunggulkan untuk merengkuh gelar juara Piala Dunia U-17 tahun ini.
Meskipun demikian, ia menekankan bahwa timnya tidak boleh gentar apalagi menunjukkan rasa hormat yang berlebihan di lapangan.
Dia secara khusus meminta para pemainnya untuk tampil penuh keyakinan dan menunjukkan keberanian tinggi selama 90 menit pertandingan.
Dalam instruksinya, Nova menuntut para pemainnya untuk berani tampil tanpa rasa takut menghadapi kebesaran nama Brasil.
"Tapi saya minta pemain jangan pernah terlalu respek dengan Brasil, karena seperti yang saya bicara, di pertandingan sebelumnya, kita tidak pernah tahu ya apa yang jadi besok," kata Nova.
Dia menambahkan permintaan tegasnya kepada semua anak asuhnya agar berjuang dengan spirit maksimal.
"Jadi saya minta semua pemain punya yang determinasi yang tinggi, saya minta pemain punya percaya diri yang tinggi, dan saya minta pemain jangan sampai pernah takut, karena sekali lagi kita belum tahu hasilnya besok, dan kita akan mencoba itu," lanjutnya.
Tambahan satu poin atau bahkan sebuah kemenangan akan memiliki arti yang sangat penting bagi Indonesia.
Baca Juga: Tak Punya Peluang, Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Brasil
Tujuan utamanya adalah demi mengamankan satu tempat di babak gugur turnamen ini, baik melalui jalur juara grup, runner-up, maupun delapan peringkat ketiga terbaik.
Kini, seluruh mata tertuju pada duel malam ini yang akan menguji seberapa jauh ketahanan mental dan kemampuan teknis Garuda Muda.
Jadwal kick-off Indonesia U-17 melawan Brasil U-17 telah ditetapkan pada Jumat (7/11) pukul 22.45 WIB.
Laga ini menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk membuktikan kualitas mereka di panggung sepak bola dunia.
Dengan kekuatan dan determinasi yang ditunjukkan, harapan untuk meraih hasil positif tetap terbuka lebar.
Dukungan penuh dari masyarakat Indonesia diharapkan menjadi energi tambahan bagi perjuangan para punggawa muda di Qatar.
Pertandingan melawan juara dunia empat kali ini akan menjadi pengalaman berharga tak ternilai bagi perkembangan pemain muda Indonesia.
Indonesia bertekad memberikan perlawanan yang gigih dan memastikan Brasil tidak akan dengan mudah mengamankan tiga poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
10 Saksi Diperiksa, Begini Kondisi Korban Terjebak di Lantai 15 Saat Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir
-
BRI Peduli Resmikan Posyandu Matahari, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Sleman
-
Strategi realme "Make Passion Real" Bangun Jembatan Menuju Pro Player Team RRQ
-
BUMN RI Ramai-Ramai Mulai Gunakan AI, Bisnis Customer Engagement Makin Diburu
-
BRI Peduli Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Lewat Posyandu Matahari di Sleman
-
Bedak Setting Powder vs Finishing Powder Bedanya Apa dan Cara Pakainya
-
Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak
-
Hati-hati, Jangan Termakan August Theory Kalau Nggak Mau Baper Sendirian!
-
Mahar Pengkhianatan Rp622 Juta: TKW Tulungagung Ditipu Calon Suami