- Mauricio Souza menaruh perhatian khusus kepada Gholy, yang notabene masuk ke dalam daftar skuadnya musim ini di Super League 2025/2026.
- Ia berharap Gholy dan kawan-kawan dapat memberikan yang terbaik untuk dirinya sendiri dan tentunya untuk Indonesia.
- Meski berasal dari Brasil, Mauricio Souza tetap memberikan dukungan untuk Timnas Indonesia U-17.
Suara.com - Empat pemuda Persija Jakarta, Zahaby Gholy, Fandi Ahmad, Muhammad Al Gazzani, dan Fabio Azkairawan tengah menapaki panggung Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.
Dari Jakarta, seluruh elemen Persija termasuk pelatih asal Brasil Mauricio Souza mengirimkan doa, semoga langkah mereka bersama Timnas Indonesia U-17 berujung manis.
Mauricio Souza menaruh perhatian khusus kepada Gholy, yang notabene masuk ke dalam daftar skuadnya musim ini di Super League 2025/2026.
Ia berharap Gholy dan kawan-kawan dapat memberikan yang terbaik untuk dirinya sendiri dan tentunya untuk Indonesia.
“Saya tahu Gholy merupakan pemain yang menjanjikan. Saya berharap Indonesia bisa lolos dari babak penyisihan Grup H. Lalu, untuk Gholy semoga bisa sukses di turnamen itu,” ucap Mauricio kepada awak media.
Timnas U-17 tergabung di Grup H bersama Zambia, Brasil, dan Honduras. Laga pertama telah dilewati dengan hasil 1-3 dari Zambia.
Berikutnya, Brasil akan menjadi lawan (7/11/2025). Gholy yang menyumbang satu gol ke gawang Zambia harus bekerja keras agar bisa menutup turnamen dengan senyuman.
“Kami tahu bahwa pertandingan tidak akan berjalan mudah karena Brasil adalah tim yang bagus. Kalau tidak salah, mereka menang 7-0 di laga sebelumnya,” kata Mauricio.
Meski berasal dari Brasil, Mauricio Souza tetap memberikan dukungan untuk Timnas Indonesia U-17. Ia mengakui tim asuhan Nova Arianto bakal kesusahan, tapi dalam sepak bola apapun bisa terjadi.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Hadapi Mali dalam Laga Uji Coba
“Tapi, pertandingan selalu ditentukan di lapangan. Piala Dunia itu mempertemukan tim-tim terbaik di dunia," terang Souza.
"Saya pikir sangat bagus bagi Indonesia untuk menghadapi laga di level seperti itu."
"Pertandingan besar akan membantu para pemain meningkatkan level permainan mereka. Itu akan menjadi pertandingan yang sangat sulit,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Naik, Malaysia Anjlok Drastis Usai Sanksi AFC
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Polemik Izin Kerja Memanas! Pihak Go Ahead Eagles Salahkan Dean James dan PSSI?
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Pemain Timnas Indonesia yang Malas Wajib Was-was! Steven Vitoria Bongkar Sisi Keras John Herdman
-
Siapa Andrej Kostolansky? Pelatih Kiper Timnas Indonesia yang Bakal Dampingi John Herdman
-
Steven Vitoria, Mantan Pemain Timnas Kanada Gabung Jadi Staf Pelatih Timnas Indonesia
-
Maarten Paes Alihkan Fokus ke Timnas Indonesia Usai Ajax Berhasil Curi Poin dari Feyenoord