Suara.com - Kabar gembira datang dari Belanda untuk Timnas Indonesia U-23. Penyerang naturalisasi, Mauro Zijlstra memberikan sinyal kuat bahwa ia siap memperkuat skuad Garuda Muda dalam laga persahabatan melawan Mali pada jendela FIFA Matchday November 2025.
Pertandingan melawan Mali dijadwalkan berlangsung dua kali pada 15 dan 18 November, merupakan bagian integral dari pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23.
Kamp latihan atau TC ini berlangsung dari 6 hingga 27 November, sebagai persiapan matang menuju SEA Games 2025 di Thailand pada bulan Desember mendatang.
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri telah memanggil 30 pemain untuk agenda penting ini, dan nama Mauro Zijlstra yang berusia 20 tahun termasuk di dalamnya.
Respons positif dari sang pemain langsung terlihat melalui akun Instagram pribadinya usai pengumuman yang dirilis PSSI tersebut.
Pada Jumat (7/11/2025), Mauro Zijlstra mengunggah kembali Instagram Stories yang menampilkan daftar pemain yang dipanggil PSSI untuk menghadapi Mali, termasuk namanya sendiri.
Gestur ini diinterpretasikan sebagai lampu hijau kesediaannya untuk bergabung dengan Garuda Muda.
Kesempatan Zijlstra untuk membela Timnas Indonesia U-23 dalam laga melawan Mali memang sangat terbuka lebar.
Kedua pertandingan tersebut jatuh dalam kalender FIFA (10-18 November), yang berarti klubnya, FC Volendam bisa melepas pemainnya untuk tugas internasional.
Baca Juga: PSSI Wajib Gerak Cepat, Timur Kapadze Siap ke Negara Lain Jika Tawaran Tak Kunjung Datang
Namun, untuk ajang SEA Games 2025 yang digelar pada 3-18 Desember, situasinya sedikit berbeda.
Periode tersebut berada di luar kalender FIFA, sehingga keputusan untuk melepas Zijlstra sepenuhnya berada di tangan FC Volendam.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apakah klub Belanda itu akan mengizinkan sang penyerang untuk berpartisipasi di ajang multi-olahraga tersebut.
Timnas Indonesia U-23 sendiri akan tampil di SEA Games 2025 dengan status juara bertahan. Mereka akan berjuang untuk mempertahankan medali emas yang diraih pada edisi 2023, dan tergabung di Grup C bersama Myanmar, Filipina, dan Singapura.
Tag
Berita Terkait
-
Tolak Menyerah Usai Dihajar Brasil, Nova Arianto Minta Satu Hal dari Skuad Timnas Indonesia U-17
-
Kalah 2 Kali, Timnas Indonesia U-17 Gugur di Piala Dunia U-17 2025?
-
Pelah Calvin Verdonk Marah-marah: Tidak Ada Gunanya
-
Rincian Sanksi FIFA ke PSSI dan Pemain Keturunan Timnas Indonesia
-
Calon Pelatih Timnas Indonesia Ini Bisa Sangat Cocok dengan Simon Tahamata
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah