-
Persija menang 2-1 atas Arema FC.
-
Mauricio Souza soroti penyelesaian akhir tim.
-
Eksel Runtukahu cetak dua gol kemenangan.
Penampilannya yang konsisten membuatnya semakin dipercaya untuk mengisi lini depan tim.
Bagi Mauricio Souza, kemenangan ini bukan alasan untuk berpuas diri karena masih banyak aspek yang perlu dibenahi.
Persija Jakarta kini mencatat empat kemenangan beruntun di ajang Super League 2025-2026.
Hasil tersebut membawa Macan Kemayoran mantap di posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 23 poin.
Sementara Arema FC harus puas tertahan di peringkat sembilan dengan raihan 15 poin.
Tren positif Persija Jakarta menunjukkan konsistensi mereka dalam persaingan papan atas Liga Indonesia.
Para pendukung setia berharap tim ibu kota bisa menjaga momentum hingga akhir musim.
Mauricio Souza menegaskan fokus tim kini tertuju pada laga berikutnya menghadapi Persik Kediri.
Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 November 2025 mendatang.
Baca Juga: Link Live Streaming Madura United vs Persijap Malam Ini 9 November 2025
Ia berharap para pemain dapat mempertahankan performa dan memperbaiki kelemahan yang ada.
Persija Jakarta berambisi mencatatkan kemenangan kelima secara beruntun di ajang Super League 2025-2026.
Kemenangan atas Arema FC menjadi modal penting untuk menghadapi jadwal padat ke depan.
Skuad Macan Kemayoran juga terus menunjukkan peningkatan dalam koordinasi dan transisi permainan.
Mauricio Souza menilai chemistry antar pemain semakin membaik di setiap pertandingan.
Dengan performa solid seperti ini, Persija Jakarta memiliki peluang besar bersaing di papan atas klasemen.
Dukungan suporter juga menjadi energi tambahan bagi para pemain di setiap laga.
Pelatih asal Brasil itu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas permainan timnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga konsentrasi dan disiplin selama 90 menit pertandingan.
Persija Jakarta kini semakin percaya diri menghadapi laga-laga berat di paruh kedua musim.
Hasil positif di Malang menjadi bukti perkembangan signifikan dalam gaya bermain tim.
Mauricio Souza berharap para pemain tetap rendah hati dan terus bekerja keras.
Target utama mereka adalah menjaga posisi di papan atas dan bersaing untuk gelar juara Super League 2025-2026.
Dengan performa gemilang dari Eksel Runtukahu dan kolega, Persija Jakarta siap menatap laga berikut dengan optimisme tinggi.
Kini para pendukung menunggu apakah tren kemenangan Persija bisa berlanjut hingga menghadapi Persik Kediri nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya