-
Wasit Prancis Francois Letexier kembali kontroversial setelah mengusir Calvin Verdonk saat Lille kalah 0-2 dari Strasbourg.
-
Letexier sebelumnya pernah merugikan Timnas Indonesia U-23 di playoff Olimpiade Paris 2024.
-
Dua insiden tersebut membuat Letexier dianggap sebagai sosok yang kerap merugikan pihak terkait Timnas Indonesia.
Suara.com - Nama wasit asal Prancis, Francois Letexier seolah menjadi mimpi buruk yang terus menghantui figur-figur Timnas Indonesia, terbaru adalah Calvin Verdonk.
Dulu keputusan kontroversialnya yang berujung kartu merah untuk pelatih Shin Tae-yong dan merugikan Timnas Indonesia U-23 ke Olimpiade Paris.
Nah, insiden kartu merah terjadi saat Calvin Verdonk membela LOSC Lille dalam lawatan ke markas Strasbourg, Minggu (9/11/2025) malam WIB.
Pemain keturunan Aceh ini masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-86, harus mengakhiri laga lebih cepat.
Pada masa injury time, Letexier tanpa ragu mengacungkan kartu merah langsung kepadanya setelah dianggap melakukan pelanggaran terhadap Martial Godo.
Kartu merah ini melengkapi malam yang suram bagi Lille, yang sudah tertinggal 0-2 akibat dua gol dari Emmanuel Emegha.
Bagi publik sepak bola Tanah Air, nama Letexier tentu membangkitkan memori pahit dari laga playoff Olimpiade Paris 2024 pada 9 Mei 2024. Kala itu, ia memimpin laga krusial antara Timnas Indonesia U-23 melawan Guinea.
Sejarah buruk dimulai saat Letexier memberikan hadiah penalti kontroversial untuk Guinea, yang dieksekusi oleh Ilaix Moriba.
Berdasarkan tayangan ulang, pelanggaran yang dilakukan Witan Sulaeman terlihat terjadi di luar kotak penalti. Namun, tanpa adanya VAR, keputusan wasit bersifat mutlak.
Baca Juga: Gol Kevin Diks Bikin Ruang Ganti Gladbach Tak Lagi Jadi Taman Kanak-kanak
Puncak dari drama terjadi di babak kedua saat Letexier kembali menunjuk titik putih untuk Guinea.
Keputusan ini memicu protes keras dari Shin Tae-yong di pinggir lapangan. Setelah awalnya hanya diberi kartu kuning, protes berkelanjutan dari sang pelatih membuat Letexier tak segan mengusirnya dari area teknik dengan kartu merah.
Kini dengan diusirnya Calvin Verdonk, nama Francois Letexier semakin lekat sebagai sosok antagonis yang keputusannya dua kali merugikan pihak yang terafiliasi dengan Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Nova Arianto Tak Yakin Lolos Usai Timnas Indonesia Jadi Bulan-bulanan di Piala Dunia U-17
-
Fantastis! Calvin Verdonk Punya Kesamaan dengan Ousmane Dembele, Kok Bisa?
-
Persaingan Peringkat 3 Terbaik Jelang Timnas Indonesia U-17 Hadapi Honduras
-
3 Pemain Honduras Paling Berbahaya, Timnas Indonesia U-17 Wajib Waspada
-
Para Bintang Timnas Indonesia Menggila di Klub, Skuad Garuda Malah Vakum di FIFA Matchday
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Soroti Keputusan Wasit, Mauricio Souza Murka Persija Dipermalukan Persib
-
Analisis Sisa Jadwal Arsenal dan Manchester City di Penghujung Liga Inggris, Siapa Juara?
-
Bojan Hodak Merendah Usai Persib Bungkam Persija, Singgung Faktor Keberuntungan
-
Jadi Rival di Piala Asia 2027, Eks Pelatih Real Madrid: Timnas Indonesia Telah Berkembang
-
Carles Puyol Beri Pandangan soal Rumor Alessandro Bastoni ke Barcelona
-
Ukir Sejarah bersama Como, Cesc Fabregas: Kami Bukan Milan, Inter, Juventus atau Napoli
-
Calvin Verdonk Berpotensi Thiago Motta pada Musim Depan
-
Rekor! Lionel Messi Lampaui 100 Kontribusi Gol Tercepat Sepanjang Sejarah MLS
-
Marie-Louise Eta Cetak Sejarah, Pelatih Wanita Pertama yang Menang di Liga Top Eropa
-
Ayah Meninggal Dunia, Hansi Flick Meneteskan Air Mata usai Barcelona Kunci Gelar La Liga