- Timur Kapadze mengonfirmasi bahwa ia tengah dalam proses negosiasi dengan beberapa federasi, termasuk PSSI.
- Kapadze mundur dari posisinya sebagai asisten pelatih Uzbekistan demi mengejar karier sebagai pelatih kepala.
- Meski telah meninggalkan timnas Uzbekistan, Kapadze tetap menunjukkan sikap profesional dan loyalitas tinggi.
Suara.com - Pelatih asal Uzbekistan, Timur Kapadze tak menampik jika ia saat ini dalam proses untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia.
Kapadze membenarkan bahwa dirinya tengah mempertimbangkan sejumlah tawaran dari luar negeri.
Ia membantah rumor yang mengaitkannya dengan Timnas Kazakhstan, namun mengakui adanya pembicaraan dengan beberapa federasi, termasuk Indonesia, Turki, dan China.
“Belum ada yang pasti, tapi memang ada proses yang sedang berjalan di beberapa negara. Termasuk Indonesia,"
"Kalau rezeki, saya siap bekerja di sana. Untuk saat ini saya belum terikat kontrak dengan klub mana pun,” ujar Kapadze dilansir dari gazeta.uz
Sebelumnya, Timur Kapadze telah resmi meninggalkan jabatannya sebagai asisten pelatih Uzbekistan.
Kapadze mengungkapkan bahwa keputusannya diambil demi menghindari “ketidaknyamanan profesional” dan untuk melanjutkan kariernya sebagai pelatih utama secara mandiri.
Dalam wawancara bersama kantor berita UzA, Kapadze mengaku keputusannya tidak mudah.
“Saya banyak berpikir. Tentu, impian setiap pelatih adalah membawa timnya ke Piala Dunia,"
Baca Juga: Dear Erick Thohir, PSSI Harus Cepat Timur Kapadze Diminati Tim Turki dan China
"Tapi setelah pelatih baru datang, saya merasa akan timbul ketidaknyamanan bila saya tetap di staf. Saya memutuskan untuk mundur dan melanjutkan jalan saya sendiri,” ujar Kapadze.
Pelatih berusia 43 tahun itu menegaskan, dirinya ingin berkarier sebagai pelatih kepala, bukan sekadar asisten.
“Saya punya pandangan, ide, dan filosofi sendiri. Karena itu saya ingin memimpin tim dan mencapai tujuan baru. Ini langkah alami bagi saya sebagai pelatih,” katanya.
Meski demikian, Kapadze tetap menyampaikan rasa hormat dan dukungan penuh kepada Cannavaro dan Timnas Uzbekistan.
“Tim nasional selalu di hati saya. Saya yakin pelatih baru punya kemampuan hebat. Kami semua ingin Uzbekistan terus sukses,” ujarnya.
Kapadze menambahkan bahwa selama masa transisi, ia membantu Cannavaro beradaptasi dengan cepat.
“Saya sudah menjelaskan tentang karakter pemain dan situasi tim. Saya rasa dia cepat menyesuaikan diri. Sekarang saatnya saya melangkah ke tahap baru,” imbuhnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Dear Erick Thohir, PSSI Harus Cepat Timur Kapadze Diminati Tim Turki dan China
-
Pemain Cadangan Timnas Indonesia U-22 Diminta Tak Kembali ke Klub Sampai SEA Games 2025
-
Pemain Keturunan Ini Batal Bela Garuda meski Sempat Tampil di Timnas Indonesia U-20
-
Heimir Hallgrimsson: Timnas Indonesia Akan Berkembang Lebih Cepat Daripada yang Dibayangkan
-
Kabar Timur Kapadze Pelatih Baru Timnas Indonesia Terendus Sampai Vietnam
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan