- Timur Kapadze mundur dari Timnas Uzbekistan dan langsung dikaitkan dengan posisi pelatih Indonesia.
- Ia memiliki rekam jejak kuat di level Asia, termasuk membawa Uzbekistan ke Piala Dunia 2026.
- Filosofi permainan dan keberaniannya pada pemain muda dianggap cocok dengan karakter skuad Garuda.
Pendekatan tersebut juga terbukti efektif ketika tim muda Uzbekistan tampil kompetitif di berbagai turnamen Asia.
Bahkan, di Piala Asia U-23 2024, skuad racikannya mampu menyingkirkan Timnas U-23 Indonesia di semifinal.
Gaya seleksi yang memberi ruang bagi pemain muda ini dinilai sejalan dengan proyek regenerasi Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
3. Gaya Main Disiplin, Agresif, dan Modern
Media Vietnam, Bao Moi, pernah menilai Kapadze sebagai pelatih yang mengusung sepak bola modern berbasis pressing ketat dan disiplin taktik.
Pendekatan tersebut memadukan agresivitas tinggi dan struktur permainan yang rapi.
Model permainan semacam ini dianggap cocok dengan karakter pemain Indonesia yang umumnya cepat, energik, dan kuat dalam duel transisi.
Jika PSSI benar-benar menunjuk Kapadze, publik menilai gaya bermain Timnas Indonesia bisa berkembang lebih terarah dan efektif.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Baca Juga: Jejak Sukses Timur Kapadze di Asia, Piala Dunia dan Olimpiade Jadi Modal Latih Timnas Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026
-
Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam