-
Pedri menyesal tidak sempat bermain bersama idolanya, Andres Iniesta.
-
Ia kini menjadi salah satu pemimpin Barcelona setelah dibimbing para legenda.
-
Pedri menargetkan peningkatan jumlah gol sebagai fokus pribadinya.
Suara.com - Gelandang tim nasional Spanyol, Pedro "Pedri" González López, mengakui bahwa ada satu hal yang masih ia sesali sejak menjadi bagian dari Barcelona pada awal musim 2019/2020.
Menurut keterangan yang dirilis Barcelona, Kamis, penyesalan terbesar Pedri adalah kegagalannya bermain bersama salah satu ikon klub, Andres Iniesta.
"Bermain dengan Iniesta menjadi mimpi yang tidak terwujud karena ketika saya tiba di sini, dia sudah pergi. Padahal akan luar biasa kalau bisa setim dengannya," ujar pemain berusia 22 tahun tersebut.
Iniesta sendiri sudah meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan Vissel Kobe sekitar setahun sebelum Pedri resmi didatangkan Blaugrana. Sejak awal kariernya, Pedri kerap menyebut Iniesta sebagai salah satu panutannya.
Keduanya bahkan menempati peran serupa di lapangan sebagai gelandang tengah, dan tak sedikit yang menilai gaya bermain Pedri mengingatkan pada sang legenda.
Pedri menekankan bahwa perkembangan kualitasnya tidak lepas dari keinginannya untuk terus belajar.
Bergabung ke Barcelona pada usia 17 tahun membawanya pada kesempatan langka, yakni berlatih langsung dengan para sosok besar seperti Lionel Messi, Sergio Busquets, Jordi Alba, Gerard Piqué, dan Sergi Roberto.
"Luar biasa rasanya bisa berlatih bersama mereka. Mereka menunjukkan saya bagaimana bersikap di luar lapangan dan apa yang harus saya lakukan untuk membantu tim," kata Pedri.
Kini, setelah para senior tersebut meninggalkan klub, Pedri menjadi figur yang memberi arahan kepada para pemain muda. Setelah lebih dari enam tahun berseragam Barcelona, ia kini dipandang sebagai pemain berpengalaman dan menjabat kapten kelima tim.
Baca Juga: Adu Strategi Real Madrid vs Barcelona Demi Rekrut Bintang Muda Turki
"Tahun-tahun yang berlalu terasa seperti kemarin. Saya sudah belajar dari banyak rekan, kapten Barcelona. Dan, ya, saya sudah merasa seperti seorang pemimpin di tim ini," tuturnya.
(Antara)
Berita Terkait
-
Adu Strategi Real Madrid vs Barcelona Demi Rekrut Bintang Muda Turki
-
Here We Go! Barcelona Siapkan Dana Rp1,15 Triliun Demi Bajak Harry Kane
-
Masa Depan Belum Jelas, Andreas Christensen Ingin Bertahan di Barcelona
-
Babak Baru Cedera Lamine Yamal: Masalah di Selangkangan, Barcelona Dituding Salah Prosedur
-
Kronologis Andres Iniesta Dituding Tipu Banyak Penguasaha, Kerugian Capai Rp10 M
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Sempat Diragukan, Lini Tengah Timnas Indonesia Ternyata Stabil!
-
Thom Haye Sebut Timnas Indonesia Harusnya Menang atas Bulgaria
-
Fakta John Herdman di 2 Laga FIFA Series, Eksploratif Tapi Tanggung Jawab!
-
Setelah Tampil Ganas di FIFA Series 2026, Apa Lagi Tantangan Timnas Indonesia?
-
Perluas Interaksi Digital Suporter, Persija Gandeng Chiliz Luncurkan Fan Token
-
Ada Andil Patrick Kluivert, Timnas Indonesia Gagal Dapat Hadiah Ratusan Miliar dari FIFA
-
Hadapi Persiku, Kendal Tornado FC Diperkuat Tambahan Dua Amunisi Eks Timnas Indonesia
-
Timnas Irak Lolos ke Piala Dunia 2026, Pelatih Persib Angkat Topi untuk Anak Asuhannya
-
Kilas Balik Lini Belakang Timnas Indonesia di2Laga FIFA Series 2026, Solid Tak Terbantahkan
-
Bukan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Ini Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia