- Jesus Casas masuk dalam lima kandidat pelatih Timnas Indonesia versi rumor yang beredar
- Casas tidak hanya diminati Indonesia, tetapi juga diincar Singapura dan China
- Minat tinggi dari berbagai negara muncul karena reputasi Casas bersama Irak
Suara.com - Rumor pengganti Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia masih membuat penasaran suporter.
Terbaru, mantan pelatih Irak, Jesus Casas dirumorkan masuk dalam lima calon pelatih Timnas Indonesia pilihan PSSI.
Isu tersebut pertama kali beredar melalui sebuah akun media sosial sepak bola Irak, @iraqifootballgallery, yang mengunggah foto sang pelatih disertai klaim bahwa ia termasuk dalam daftar pendek calon pelatih Timnas Indonesia.
“Jesus Casas, mantan pelatih timnas Irak, menjadi salah satu dari lima kandidat yang diajukan Federasi Indonesia untuk menjadi pelatih baru guna memimpin tim utama pada fase selanjutnya,” tulis akun tersebut.
Nah jika PSSI serius untuk mengincar Casas, mereka harus bergerak cepat. Pasalnya Casas juga jadi incaran negara tetangga.
Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) seperti dikutip dari Canal Amarillo juga mengincar Casas.
Jesus Casas sempat menjadi incaran Singapura untuk jadi pengganti pelatih Tsutomu Ogura mengundurkan diri pada 24 Juni.
Gavin Lee ditunjuk sebagai pelatih interim hingga Oktober, tetapi FAS bergerak cepat menyeleksi pelatih permanen untuk proyek jangka panjang.
Laporan media lokal menyebut bahwa Singapura telah menerima 67 lamaran dari berbagai pelatih dunia.
Baca Juga: Here We Go! Update Pelatih Timnas Indonesia, Timur Kapadze Tinggal Tanda Tangan
Nama-nama besar seperti Fabio Cannavaro, Harry Kewell, Mano Polking, hingga Nick Montgomery masuk daftar, namun Jesus Casas disebut sebagai salah satu kandidat terkuat.
Tak hanya Singapura, Asosiasi Sepak Bola China (CFA) juga mengincar Jesus Casas sebagai kandidat pelatih baru.
China sedang mencari sosok pengganti Branco Ivanovic yang dipecat pada Juni setelah gagal membawa Timnas China lolos ke Piala Dunia 2026.
Keberhasilan Jesús Casas membawa Irak tampil solid di level internasional membuat banyak federasi Asia menaruh minat.
Ia dikenal memiliki taktik modern, membangun tim dengan struktur seimbang, serta mampu memaksimalkan pemain lokal.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Here We Go! Update Pelatih Timnas Indonesia, Timur Kapadze Tinggal Tanda Tangan
-
Dikalahkan Mali, Optimisme Indra Sjafri Jelang SEA Games 2025 Tak Surut!
-
Uji Coba Pertama Kontra Mali, Ada yang Kurang di Lini Tengah Timnas Indonesia SEA Games
-
Statistik Timur Kapadze saat Menangani Uzbekistan, Cocok untuk Timnas Indonesia?
-
Siapa Kapten Timnas Indonesia U-22di SEA Games 2025?3Nama Jadi Kandidat!
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Hadir di Jakarta, Eks AZ Alkmaar Puji Performa Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Bojan Hodak Bangga Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026, Puji Frans Putros
-
Rincian Fantastis Hadiah Piala Dunia 2026: Sang Juara Bawa Pulang Hampir Rp1 Triliun!
-
Daftar Resmi 48 Tim Peserta Piala Dunia 2026
-
Tumbangkan Inggris di Wembley, Jepang Kian Percaya Diri Menuju Piala Dunia 2026
-
Menahan Tangis, Gennaro Gattuso Minta Maaf Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Bukti Timnas Indonesia Sudah Naik Level di Bawah Arahan John Herdman di Bongkar Calvin Verdonk
-
Keajaiban Swedia ke Piala Dunia 2026, Dari Tanpa Kemenangan hingga Lolos Dramatis
-
Di Tengah Kontroversi Piala Afrika, Pelatih Maroko Tegaskan Fokus ke Piala Dunia 2026
-
Jadwal Super League 2025/2026 Usai FIFA Series, Persija dan Persib Tanding di Waktu yang Sama