-
PSSI rahasiakan lima calon, rumor Kapadze-Hallgrimsson tak ditanggapi.
-
Ketua BTN, Sumardji, tegaskan seleksi pelatih berjalan sesuai arahan Erick Thohir.
-
Proses pemilihan pelatih Timnas kini berproses melibatkan Direktur Teknik PSSI.
Suara.com - Spekulasi mengenai arsitek baru yang akan memimpin Timnas Indonesia di kancah internasional belakangan ini kian santer terdengar.
Dua figur tersohor dari dunia sepak bola, yakni Timur Kapadze dan Heimir Hallgrimsson, mencuat ke permukaan sebagai kandidat terdepan untuk posisi Pelatih Kepala Timnas Indonesia.
Namun, pihak federasi sepak bola nasional, melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji, memilih sikap berhati-hati dan menahan diri dari memberikan konfirmasi.
Kapadze, pelatih asal Uzbekistan, bahkan secara terang-terangan sudah menyuarakan ketertarikannya untuk menukangi Timnas Indonesia.
Dia secara khusus menyampaikan kekagumannya terhadap fanatisme luar biasa yang ditunjukkan oleh para pendukung setia Timnas Indonesia.
Sementara itu, Heimir Hallgrimsson, sosok pelatih yang berasal dari Islandia, dikabarkan oleh sejumlah media Irlandia tengah dikaitkan erat dengan kursi kepelatihan Garuda.
Meskipun nama kedua pelatih asing tersebut kini menjadi topik hangat perbincangan publik, Sumardji secara tegas menolak menanggapi isu yang beredar.
"Saya tidak akan menjawab. Sekali lagi saya tidak akan tanggapi kalau yang berhubungan dengan nama-namanya," ucap Sumardji kepada awak media beberapa waktu lalu.
Sikap yang diambil oleh Sumardji ini selaras dengan pernyataan yang telah disampaikan sebelumnya oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Baca Juga: Dirumorkan Latih Indonesia, Heimir Hallgrimsson Bawa Irlandia ke Play-off Piala Dunia 2026
Sebelumnya, Erick Thohir telah mengungkapkan bahwa PSSI kini sedang melakukan pendalaman terhadap lima kandidat pelatih potensial.
Kendati demikian, hingga saat ini, federasi masih merahasiakan identitas kelima nama yang masuk dalam daftar seleksi tersebut.
Sumardji tidak memberikan dukungan ataupun sanggahan terhadap desas-desus mengenai Kapadze dan Hallgrimsson yang beredar luas di tengah masyarakat.
Dia memastikan bahwa seluruh tahapan proses seleksi pelatih dilaksanakan sesuai dengan petunjuk dan arahan yang telah ditetapkan oleh Erick Thohir.
"Tetapi saya tetap berpedoman bahwa apa yang disampaikan Ketua Umum, lima nama itulah yang akan kami lakukan pendalaman. Dan sampai sekarang semua masih dalam proses," kata Sumardji.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa pembahasan intensif mengenai kriteria sosok yang paling tepat untuk membesut Timnas Indonesia telah dilakukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
SBY Minta Maaf Absen Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ungkap Alasan Jalani Check-Up di Mayo Clinic AS
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 8 Kontribusi Utama
-
Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Witch Hat Atelier Raih Penghargaan Anime Terbaik di Astra TV Awards 2026
-
Gempa Flores, Pasokan LPG dan BBM untuk Warga Dipastikan Tetap Aman
-
SBY Minta Maaf Tak Ikut Upacara HUT Kemerdekaan di Istana: Saya Pulang September
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia