-
PDRM libatkan Polri, Interpol cari Adam Alis terkait dugaan penghinaan.
-
Adam Alis alami cedera kaki kiri, diperkirakan absen satu atau dua laga.
-
Kasus dugaan penghinaan unit patroli PDRM terjadi pasca laga Persib.
Suara.com - Media terkemuka Malaysia, Kosmo, melaporkan bahwa Polisi Diraja Malaysia (PDRM) tengah berupaya mendapatkan keterangan dari gelandang Persib Bandung, Adam Alis.
Pencarian keterangan ini berkaitan dengan tuduhan bahwa eks pemain Persija Jakarta tersebut diduga menghina dan melontarkan tuduhan terhadap Unit Rondaan Bermotosikal (URB) atau unit patroli motor polisi Malaysia.
Kontroversi ini mencuat setelah Adam Alis, bersama beberapa pemain Persib lain seperti Robi Darwis dan Saddil Ramdani, sempat diberhentikan oleh polisi setempat saat berada di dalam mobil di Malaysia.
Sementara kasus ini bergulir, situasi terkini pemain bernomor punggung 18 itu di klubnya, Persib Bandung, juga menjadi sorotan.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengonfirmasi bahwa Adam Alis saat ini sedang menepi karena menderita cedera.
Gelandang bertahan tersebut mengalami cedera di kaki kiri saat Persib bertanding melawan Selangor FC di Stadion MBPJ Petaling Jaya pada tanggal 6 November 2025 lalu.
Adam Alis dipastikan akan absen dalam beberapa sesi latihan tim, termasuk latihan yang digelar di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada hari Senin, 17 November 2025.
Bojan Hodak memberikan pembaruan mengenai tingkat keparahan cedera yang dialami pemain kuncinya tersebut.
“Bukan cedera yang serius, tapi dia mungkin tidak akan bermain dalam 1-2 pertandingan,” kata Hodak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin, 17 November 2025, dilansir dari laman Persib Bandung.
Baca Juga: Federico Barba Tinggalkan Persib Usai Terkena DBD, Bojan Hodak: Kami Tak Mau Ambil Resiko
Kabar baiknya, cedera yang dialami Adam Alis dikonfirmasi oleh Hodak tidak tergolong dalam kategori yang serius atau parah.
Kepala Polisi Selangor, Datuk Shazeli Kahar, menjelaskan bahwa penyelidikan terhadap Adam Alis kini membutuhkan kerja sama lintas negara.
Langkah ini diperlukan karena Adam Alis dilaporkan telah kembali ke tanah air, Indonesia, setelah pertandingan uji coba.
PDRM berencana menggandeng Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk memfasilitasi pengambilan keterangan dari pemain tersebut.
Kerja sama dengan Polri bertujuan untuk melengkapi seluruh detail penyelidikan yang sedang ditangani oleh polisi Malaysia.
Datuk Shazeli Kahar menyatakan bahwa mereka telah menjalin komunikasi yang intensif dengan mitra strategis di Indonesia.
"PDRM sedang berkomunikasi erat dengan mitra strategis di negara tersebut untuk membantu polisi melengkapi penyelidikan. Ini termasuk mendapatkan kerja sama dari Polri," ujar Datuk Shazeli Kahar.
PDRM juga memiliki perwakilan di Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia yang akan bertugas membantu proses pengambilan keterangan Adam Alis.
Selain melibatkan Polri, PDRM bahkan tidak menutup kemungkinan untuk melibatkan organisasi Kepolisian Internasional atau Interpol.
Hal ini menunjukkan keseriusan pihak berwenang Malaysia dalam menuntaskan kasus dugaan penghinaan yang menyeret nama gelandang Persib tersebut.
"Kami juga memiliki perwakilan PDRM di kedutaan kami di negara tersebut untuk membantu mengambil keterangan."
Proses komunikasi dengan Interpol dan mitra strategis lain di Indonesia diperkirakan akan memakan waktu.
"Ini karena kami masih berkomunikasi dengan Interpol dan mitra strategis di negara itu. Ini membutuhkan sedikit waktu," jelasnya.
Sebelumnya, polemik ini juga memicu reaksi keras dari masyarakat Malaysia yang menuntut Kementerian Dalam Negeri (KDN) mengambil tindakan tegas.
Warga negara Malaysia meminta KDN memberikan sanksi atas dugaan tindakan menghina aparat yang dilakukan oleh Adam Alis.
Kasus ini menjadi sorotan ganda, mengingat Adam Alis sedang fokus memulihkan cedera dan pada saat bersamaan harus menghadapi proses hukum internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
Terkini
-
Solusi Krisis, Nathan Tjoe-A-On Bisa Gantikan Thom Haye dan Shayne Pattynama di FIFA Series
-
Hansi Flick Akui Barcelona Bertahan Sangat Buruk Hingga Tumbang di Markas Girona
-
Ancaman Nyata Marcelo Serrano, Pelatih Baru Saint Kitts Siap Repotkan Timnas Indonesia di GBK
-
2 Pemain Naturalisasi Diprediksi Susul Thom Haye dan Shayne Pattynama Dicoret John Herdman
-
Pernah Dipanggil Timnas Indonesia U-17, Pemain Keturunan Ini Jalani Trial di Klub Spanyol
-
Misi Sulit Persib di GBLA, Bojan Hodak Pantang Menyerah Kejar Defisit 3 Gol dari Ratchaburi FC
-
Statistik Ricky Pratama yang Terseret Dugaan Penganiayaan, Catatan Golnya Mengkhawatirkan
-
Misi Berat Persib! Frans Putros Percaya Keajaiban Bisa Terjadi di GBLA
-
John Herdman Dapat Kabar Baik dari Belanda Jelang FIFA Series 2026
-
Stadion GBK untuk Timnas Indonesia, Persija Jakarta Akhirnya Pulang ke JIS