- Pemain Timnas Indonesia, Ricky Pratama, dilaporkan oleh inisial AD atas dugaan penganiayaan pada 15 Februari 2026 di Polda Sulsel.
- Kasus hukum ini diproses berdasarkan Pasal 466 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP baru terkait kekerasan fisik.
- Ricky Pratama, top skor EPA U-18 2021, bagian skuad juara Liga 1 2022/2023, namun hanya mencetak satu gol dari 94 laga.
Suara.com - Nama Ricky Pratama tengah menjadi perhatian publik setelah dilaporkan atas dugaan penganiayaan.
Pemain muda berlabel Timnas Indonesia itu dilaporkan oleh perempuan berinisial AD (25) pada 15 Februari 2026.
Laporan dibuat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sulawesi Selatan dengan nomor LP/B/190/II/2026/SPKT/POLDA SULAWESI SELATAN dan dilengkapi sejumlah barang bukti.
Perkara tersebut diproses menggunakan Pasal 466 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP baru yang mengatur sanksi pidana bagi pelaku kekerasan fisik, termasuk dalam relasi di luar pernikahan.
Di tengah sorotan kasus hukum, catatan performa Ricky di lapangan ikut disoroti.
Ricky Pratama merupakan pemain yang tumbuh dari sistem pembinaan PSM Makassar.
Namanya mencuat di level usia muda ketika tampil di Elite Pro Academy (EPA) U-18 musim 2021 dan keluar sebagai top skor dengan koleksi 27 gol.
Prestasi itu mengantarkannya promosi ke tim senior. Bersama PSM Makassar, Ricky menjadi bagian dari skuad yang menjuarai Liga 1 musim 2022/2023.
Sejak saat itu, ia kerap mendapat kepercayaan tampil bersama tim berjuluk Juku Eja di berbagai ajang.
Baca Juga: Kronologi Pemain Berlabel Timnas Indonesia Dilaporkan Polisi atas Dugaan Penganiayaan
Secara total, hingga kini Ricky Pratama sudah mencatat 94 penampilan di semua kompetisi bersama PSM Makassar.
Namun kontribusi golnya masih terbilang rendah. Dari jumlah laga tersebut, ia baru mengoleksi satu gol.
Gol tunggal Ricky tercipta pada Liga 1 musim 2023/2024 saat PSM Makassar menghadapi Arema FC pada 20 Oktober 2023.
Meski minim gol, kontribusinya dalam menciptakan peluang cukup terlihat dengan torehan sembilan assist.
Dengan rekam jejak sebagai pemain jebolan akademi yang pernah menjadi top skor di level junior dan bagian dari tim juara Liga 1, statistik Ricky Pratama kini kembali diperbincangkan.
Di tengah proses hukum yang berjalan, performanya di atas lapangan menjadi aspek lain yang ikut disorot publik sepak bola nasional.
Berita Terkait
-
John Herdman Dapat Kabar Baik dari Belanda Jelang FIFA Series 2026
-
Diduga Ancam Bunuh Kekasih, Begini Catatan Disiplin Pemain PSM Ricky Pratama
-
Siapa Ricky Pratama? Pemain Berlabel Timnas Indonesia yang Dipolisikan Atas Dugaan Penganiayaan
-
Siapa Marcelo Serrano? Pelatih Baru Saint Kitts dan Nevis, Siap Lawan Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong akan Kembali ke Indonesia, Jeje: Detailnya Nanti
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya
-
Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija
-
Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026