- Shayne Pattynama terancam absen di FIFA Series Maret 2026 akibat sanksi larangan empat pertandingan dari FIFA serta baru bermain 18 menit bersama Persija Jakarta.
- Rafael Struick diprediksi dicoret John Herdman setelah tidak masuk dalam skuad Dewa United dalam lima pertandingan terakhir akibat sanksi dan keputusan teknis pelatih.
- Kekuatan Timnas Indonesia semakin menipis karena Thom Haye juga masih dalam masa hukuman, sementara Mees Hilgers masih dalam proses pemulihan cedera serius ACL.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, kini tengah menghadapi tantangan besar dalam menyusun komposisi skuad terbaik menjelang ajang FIFA Series 2026 pada Maret mendatang.
Pasalnya, sejumlah pemain pilar berlabel naturalisasi diprediksi kuat bakal absen membela skuad Garuda dalam turnamen internasional tersebut.
Setelah Thom Haye dan Shayne Pattynama yang dipastikan menepi akibat sanksi, dua nama lain yakni Mees Hilgers dan Rafael Struick kini menyusul masuk dalam daftar pemain yang terancam dicoret.
Khusus Shayne Pattynama, saat ini sedang berada dalam situasi sulit karena harus menjalani sanksi larangan bertanding sebanyak empat laga seperti halnya Thom Haye.
Hukuman berat tersebut merupakan buntut dari insiden protes berlebihan kepada wasit saat Timnas Indonesia bersua Irak pada Oktober 2025 silam.
Tak hanya masalah sanksi, Shayne Pattynama juga tengah berjuang keras mendapatkan menit bermain reguler bersama klub barunya, Persija Jakarta.
Semenjak resmi bergabung dengan Macan Kemayoran pada Januari 2026, bek kiri tersebut tercatat baru tampil sebanyak dua kali dari empat pertandingan yang sudah dilakoni.
Data statistik menunjukkan bahwa Shayne Pattynama hanya mengantongi total 18 menit waktu bermain di atas lapangan hijau selama berseragam Persija.
Asisten pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson, mengungkapkan bahwa pelatih Mauricio Souza saat ini masih lebih memercayai performa pemain muda Dony Tri Pamungkas.
Baca Juga: Siapa Marcelo Serrano? Pelatih Baru Saint Kitts dan Nevis, Siap Lawan Timnas Indonesia
“Dan untuk Shayne sebetulnya adaptasinya sudah progres jauh ya. Walaupun misalnya dia belum mendapat pemain inti karena memang persaingan di latihan itu masih Head Coach kami masih melihat Dony yang masih lebih siap,” ujar Ricky Nelson.
Pihak manajemen Persija menegaskan bahwa keputusan penentuan pemain di posisi bek kiri sepenuhnya merupakan hak prerogatif tim pelatih berdasarkan performa latihan.
“Sejauh ini di latihan Head Coach melihat bahwa Dony masih lagi perform. Jadi itu keputusan dari Head Coach,” tegas Ricky Nelson.
Sementara itu, penyerang Rafael Struick juga terancam kehilangan tempat di Timnas Indonesia karena sudah absen dalam lima laga terkini bersama Dewa United.
Rafael Struick sempat melewatkan dua pertandingan akibat hukuman kartu merah yang diterimanya saat menghadapi Bhayangkara FC di kompetisi Super League.
Namun dalam tiga laga selanjutnya, pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink justru memutuskan untuk tidak menyertakan nama Rafael Struick ke dalam daftar susunan pemain.
Di sisi lain, kondisi kebugaran Mees Hilgers juga menjadi perhatian serius John Herdman karena sang bek dilaporkan belum pulih seratus persen dari cedera ACL.
Dengan kondisi minim jam terbang serta sanksi yang membayangi, John Herdman diprediksi akan mencari alternatif pemain lain demi menjaga kedalaman skuad Garuda.
Tag
Berita Terkait
-
Pernah Dipanggil Timnas Indonesia U-17, Pemain Keturunan Ini Jalani Trial di Klub Spanyol
-
Statistik Ricky Pratama yang Terseret Dugaan Penganiayaan, Catatan Golnya Mengkhawatirkan
-
John Herdman Dapat Kabar Baik dari Belanda Jelang FIFA Series 2026
-
Stadion GBK untuk Timnas Indonesia, Persija Jakarta Akhirnya Pulang ke JIS
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi