-
Persik hadapi Persija di Manahan; Ong Kim Swee puji kualitas lapangan.
-
Pelatih Persik fokus matangkan tim, tidak terpengaruh absennya pemain lawan.
-
Persik butuh poin krusial lawan Persija untuk jaga posisi di klasemen.
Suara.com - Pelatih kepala Persik Kediri, Ong Kim Swee, menyambut positif keputusan penetapan Stadion Manahan, Solo, sebagai lokasi bentrokan timnya melawan Persija Jakarta yang dijadwalkan Kamis malam pekan ini.
Keputusan ini diumumkan melalui laman resmi liga pada hari Rabu, yang menggarisbawahi kegembiraan sang juru taktik atas fasilitas yang disediakan oleh stadion tersebut.
Kim Swee, yang berkebangsaan Malaysia, memiliki pemahaman mendalam tentang kualitas Manahan karena pengalamannya melatih Persis Solo pada putaran kedua musim lalu.
Ia menilai arena ini tidak memberikan keuntungan berpihak bagi timnya, namun menjamin kondisi optimal untuk sebuah pertandingan sepak bola yang berkualitas tinggi.
Faktor krusial yang ia soroti adalah kondisi rumput lapangan yang menurutnya akan memungkinkan setiap pemain, baik dari kubu Macan Putih maupun Macan Kemayoran, untuk menampilkan keahlian terbaik mereka.
"Semua sarana di Stadion Manahan bagus, terutama rumput lapangan yang akan membuat pemain Persik dan Persija bisa menunjukkan kualitas terbaiknya. Rumput sangat menentukan mutu pertandingan," kata Ong.
Pengalaman bertahun-tahun di dunia sepak bola Indonesia membuatnya yakin bahwa permukaan lapangan yang prima adalah prasyarat penting untuk mutu tontonan yang menarik.
Kim Swee mengungkapkan bahwa fokus utama saat ini adalah mematangkan persiapan timnya sendiri guna memastikan hasil yang maksimal di laga penting.
Dia tidak terlalu mengambil pusing mengenai potensi absennya beberapa figur sentral dari tim besutan Mauricio Souza.
Baca Juga: Cedera Bone Spur, Hanif Sjahbandi Menepi dari Skuad Persija Jakarta
Keyakinan ini didasarkan pada pengamatannya bahwa Persija memiliki susunan pemain yang memiliki kedalaman dan kekuatan merata di semua lini.
Meski demikian, juru taktik asal Malaysia ini menyadari bahwa ketidakhadiran beberapa pilar inti Persija tidak serta merta membuat tugas Persik menjadi lebih mudah.
"Kita juga tak diuntungkan dengan absennya Jordi Amat dan Allano. Kita tahu Persija adalah tim dengan materi pemain bagus dan pola permainan solid. Tapi kita akan manfaatkan tiap peluang di permainan untuk bikin gol," tegas Ong.
Penggawa Persik Kediri membawa tekad kuat untuk meraih tambahan angka dalam upaya mereka memperbaiki posisi di klasemen sementara Liga 1.
Tambahan poin sangat krusial untuk mengamankan posisi mereka dari ancaman tim-tim di bawah.
Saat ini, Macan Putih menempati peringkat ke-13 dalam klasemen sementara, setelah berhasil mengumpulkan total 12 poin dari 11 pertandingan yang sudah dijalani.
Perbedaan angka yang memisahkan mereka dengan Persija Jakarta yang berada di urutan kedua klasemen cukup signifikan, mencapai selisih 11 poin.
Dengan statistik tersebut, kemenangan di Manahan menjadi sangat penting untuk memangkas jarak sekaligus menjauhi zona papan bawah.
Pelatih Ong Kim Swee menekankan pentingnya memanfaatkan setiap celah dan peluang selama pertandingan berlangsung.
Dia berharap para pemain dapat menerjemahkan instruksinya menjadi peluang-peluang emas yang berbuah gol.
Laga ini diprediksi akan menjadi pertarungan strategi antara dua tim yang berambisi besar untuk menutup pekan ini dengan hasil positif.
Semua mata akan tertuju pada Stadion Manahan untuk menyaksikan performa terbaik dari kedua klub di bawah sorotan lampu stadion.
Kondisi lapangan yang sangat baik diharapkan dapat menjadi panggung yang sempurna bagi duel ketat antara Persik dan Persija.
Persik Kediri bertekad kuat untuk meraih kemenangan atau minimal hasil imbang dalam upaya menjaga marwah mereka di kompetisi teratas Indonesia.
Para pemain telah diinstruksikan untuk bermain lepas dan penuh semangat demi ambisi meraih poin penuh di hadapan lawan kuat.
Dukungan dari suporter diharapkan dapat memicu semangat juang skuad Macan Putih di Solo.
Strategi dan taktik yang telah disiapkan matang oleh tim pelatih menjadi modal utama untuk menghadapi permainan solid Persija.
Mereka harus bermain cerdas dan disiplin selama 90 menit penuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Ragukan Kualitas John Herdman, Media Vietnam Prediksi Indonesia Gagal di Piala AFF 2026
-
Posisinya Diserobot Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Luapkan Kekecewaan
-
FIFA Mau Tambah Jadi 48 Tim, Tapi Uang Hadiah Piala Dunia Antarklub Rp3,6 T Belum Dibayar
-
Joan Laporta Blak-blakan Hubungan dengan Lionel Messi Sudah Rusak, Ada Insiden di Ballon d'Or
-
Barcelona Gaet Bintang Muda 16 Tahun dari Norwich City
-
AFC Umumkan Jatah Klub Super League Indonesia di Kompetisi Asia Bertambah Mulai Musim 2027/2028
-
Prediksi Real Madrid vs Benfica: Misi Kunci Tiket 16 Besar di Bernabeu
-
Pelatih Bodo/Glimt Sentil Keluhan Inter Soal Lapangan Sintetis: Manchester City Gak Banyak Protes
-
Nama-nama Pemain Keturunan yang Ikut Trial di Klub Spanyol, Atletico Madrid Salah Satunya