- Meski Berstatus Unggulan, Inggris Tetap Berpotensi Masuk Grup Neraka
- Norwegia Menjadi Ancaman Utama di Fase Grup
- Inggris Berharap Grup Mudah untuk Memperbesar Peluang Lolos
Suara.com - Dengan hanya enam bulan tersisa sebelum Piala Dunia 2026 dimulai, euforia semakin terasa di berbagai penjuru dunia.
Turnamen edisi ke-23 ini akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah, dengan 48 negara bersaing merebut trofi paling prestisius di sepak bola.
Timnas Inggris paling disorot setelah melewati fase kualifikasi dengan rekor sempurna, delapan kemenangan, mencetak 22 gol, dan tanpa kebobolan, semua di bawah komando Thomas Tuchel.
Prestasi ini menempatkan The Three Lions di Pot 1 untuk undian grup yang digelar 5 Desember mendatang di Washington DC.
Walaupun berada di Pot 1, Inggris tetap berpotensi menempati grup neraka.
Beberapa negara yang bisa menyulitkan mereka antara lain dari pot 2 yakni Jepang.
Lalu dari pot 3 adan Norwegia yang tampil mengesankan di kualifikasi dan diperkuat Erling Haaland serta Martin Odegaard.
Terakhir dari pot 4 ada wakil Afrika, Ghana tim penuh fisik dan pengalaman di turnamen besar.
Skenario terburuk Inggris di grup neraka Piala Dunia 2026 seperti dikutip dari Metro berada bersama Jepang, Norwegia dan Ghana.
Baca Juga: Hasil Drawing Play Off Piala Dunia 2026: Timnas Italia Ditantang Irlandia Utara!
Norwegia menjadi ketakutan tersendiri setelah menang delapan kali dari delapan laga kualifikasi dan mencetak 37 gol, termasuk 16 gol Haaland hanya dalam delapan pertandingan.
Namun tim Tiga Singa ini tentu saja berharap bisa berada di grup ringan, seperti segrup dengan Austria, Afrika Selatan dan Kaledonia Baru.
Kaledonia Baru bahkan berpotensi menjadi tim dengan peringkat FIFA terendah dalam sejarah Piala Dunia bila berhasil lolos dari play-off zona Oseania.
Pertandingan pertama Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung 11 Juni di Meksiko City, sementara final digelar 19 Juli di MetLife Stadium, New Jersey. Sebanyak 104 pertandingan akan tersaji dalam 39 hari penuh drama.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Hasil Drawing Play Off Piala Dunia 2026: Timnas Italia Ditantang Irlandia Utara!
-
Kebijakan Nyeleneh Trump Bisa Gagalkan Haiti dan Iran Main di Piala Dunia 2026?
-
6 Tiket Tersisa Piala Dunia 2026! Materazzi Hingga Karembeu Turun Gunung Bantu FIFA
-
5 Fakta Mengejutkan Haiti, Pendatang Baru Piala Dunia 2026 yang Stadionnya Setara Manahan
-
3 Debutan Piala Dunia 2026 Punya Nilai Pasar Lebih Rendah Dibanding Timnas Indonesia
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?