-
PSSI rahasiakan 5 calon pelatih; satu bernama Alexander siap diwawancarai.
-
Kerahasiaan nama demi etika, karena pelatih masih terikat kontrak tim lain.
-
Pencarian pelatih baru vital, pasca gagalnya Timnas di Kualifikasi Piala Dunia.
Suara.com - Kepala Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, akhirnya memecah keheningan mengenai progres pencarian sosok strategis yang akan menakhodai Skuad Garuda Timnas Indonesia di masa mendatang.
Setelah berpisah dengan Patrick Kluivert pasca hasil kurang memuaskan di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026, kursi kepelatihan Timnas Indonesia saat ini memang tengah kosong dan menjadi fokus utama federasi.
Antusiasme publik sepak bola nasional sangat tinggi, ditandai dengan berseliwerannya spekulasi nama-nama potensial seperti Timur Kapadze dan juru taktik asal Spanyol, Jesus Casas, di berbagai platform digital.
PSSI Menerapkan Kerahasiaan Total
Saat ini, terdapat lima nama yang telah teridentifikasi sebagai kandidat kuat untuk mengisi posisi manajer Timnas Indonesia, namun identitas mereka diputuskan untuk dirahasiakan oleh PSSI.
Sumardji menekankan bahwa keputusan untuk tidak mengungkap daftar nama tersebut bukanlah tanpa alasan, melainkan karena didasari pertimbangan profesionalisme dan etika kerja.
Mayoritas dari kelima figur yang sedang diincar ini masih terikat perjanjian kontrak profesional dan bahkan aktif melatih, baik di level klub maupun tim nasional negara lain di kancah internasional.
“Saya perlu menjelaskan kepada rekan-rekan terkait dengan lima nama ini kenapa sampai detik ini tidak dibuka dan tidak akan kami buka dulu," kata Sumardji dalam konferensi pers di GBK Arena, Jakarta, Kamis (20/11/2025).
Federasi meyakini bahwa keterbukaan identitas saat ini dapat menimbulkan dampak negatif, terutama bagi karier dan posisi pelatih di tim mereka yang sekarang.
Baca Juga: Kisi-kisi Calon Pelatih Timnas Indonesia, Nama Timur Kapadze Tercoret dari Daftar
Hal ini secara langsung berhubungan dengan etika dalam dunia sepak bola, yakni menghormati komitmen yang dimiliki para pelatih kepada tim mereka saat ini.
“Kami menghormati privasi masing-masing dari para pelatih kepala,” jelasnya.
Alasan PSSI Menjaga Privasi Kandidat
Pengungkapan nama kandidat secara prematur dinilai tidak etis karena berpotensi mengganggu konsentrasi mereka yang masih bertanggung jawab atas tim lain.
Situasi ini mengharuskan PSSI untuk menahan diri dan bersabar hingga momen yang paling tepat untuk mengumumkan hasil akhir dari proses seleksi.
“Yang kedua, para pelatih ini masih berada di klub dan juga berada di timnas suatu negara. Jadi tidak mungkin kami buka," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan