-
Timur Kapadze tiba di Indonesia untuk berlibur, namun tetap memiliki niat pribadi seperti ingin salat di Masjid Istiqlal.
-
Effendi Gazali mengungkapkan bahwa Kapadze telah menjalin komunikasi informal dengan beberapa pihak, termasuk seseorang dari federasi.
-
Kunjungan Kapadze difasilitasi Persahabatan Indonesia–Uzbekistan & EGI Resources yang berharap Indonesia bisa menyusul Jepang dan Uzbekistan ke Piala Dunia.
Suara.com - Mantan pelatih Uzbekistan, Timur Kapadze yang dirumorkan masuk sebagai kandidat nahkoda Timnas Indonesia telah tiba di Tanah Air.
Hal itu diketahui dari unggahan Instagram Stories Effendi Gazali. Ia mengunggah foto Timur Kapadze di bandara.
Sebelumnya Effendi Gazali melalui akun Instagram miliknya membeberkan detail rencana kedatangan Kapadze, sekaligus berusaha meluruskan berbagai interpretasi yang mungkin muncul.
“Inshaa Allah dia datang. Ini poin-poin supaya Tidak salah kutip, tidak salah interpretasi,” tulis Efendi Gazali di akun @effendigazaliofficial.
Gazali menegaskan bahwa agenda utama Kapadze adalah untuk berlibur dan menikmati keindahan Indonesia. Namun, di balik itu, tersimpan sebuah niat personal yang bersifat spiritual dan menjadi prioritasnya.
“Coach TK murni datang BERLIBUR ke spot populer di Indonesia. Tapi, tentu dia tak mau melewatkan Niat: ingin shalat di Istiqlal. Kalau sempat sesudahnya makan siang dengan teman-teman,” ungkapnya.
Meskipun terdengar seperti agenda seorang turis, Gazali secara tidak langsung membocorkan fakta bahwa komunikasi informal antara Kapadze dan beberapa pihak di Indonesia, termasuk dari lingkaran federasi, sebenarnya sudah terjalin.
“Saya cuma satu teman Coach Timur Kapadze (TK). Banyak orang Indonesia teman dia juga. Dalam diskusi 13/10, Bung Harpa juga sudah pernah bicara dengannya. Seseorang dari Federasi juga beberapa kali berdiskusi dengan Coach TK,” lanjut Effendi Gazali.
Pengakuan adanya "diskusi beberapa kali" dengan "seseorang dari federasi" ini menjadi sinyal paling jelas bahwa kunjungan ini bukan sekadar perjalanan acak. Meski begitu, Gazali menegaskan bahwa sejauh pengetahuannya, belum ada jadwal pertemuan resmi yang diagendakan dengan PSSI.
Baca Juga: Rusia Rancang Piala Dunia Tandingan, Peluang Timnas Indonesia Ikut Tampil
“Saya tidak mendengar ada acara pertemuan dengan pihak lain atau federasi. Merasakan Indonesia apa adanya, mungkin itu yang diinginkan Coach TK saat ini,” tegasnya.
Menariknya, kunjungan ini difasilitasi oleh Persahabatan Indonesia-Uzbekistan & EGI Resources, sebuah entitas non-olahraga yang menaruh harapan besar pada masa depan sepak bola Tanah Air.
“Untuk keterbukaan, perlu disampaikan bahwa Timur Kapadze diajak berlibur ke Indonesia oleh Persahabatan Indonesia-Uzbekistan & EGI Resources. Mereka hanya berharap: Indonesia bisa betul-betul menyusul Jepang & Uzbekistan ke Piala Dunia,” sambungnya lagi.
Berita Terkait
-
Dekat dengan Shin Tae-yong, Nova Arianto Menjelma Jadi Pelatih Mengerikan di Timnas Indonesia
-
Exco PSSI: Ada yang Mengusulkan Timur Kapadze dan Jesus Casas Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Terbongkar! Calon Pelatih Timnas Indonesia Bukan Pengangguran, Masih di Klub dan Timnas Negara Lain
-
Andil Guetemala Bantu Timnas Indonesia Tak Turun Posisi di Ranking FIFA
-
Timnas Indonesia Absen di FIFA Matchday, Lille Justru 'Menang Banyak' Soal Calvin Verdonk
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama